Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rasito (35), korban penipuan rental mobil fiktif menunjukkan bukti transfer Rp3 juta setelah mobil yang dipesan melalui Facebook tidak pernah dikirim di Tanjung Priok Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Rasito (35), korban penipuan rental mobil fiktif menunjukkan bukti transfer Rp3 juta setelah mobil yang dipesan melalui Facebook tidak pernah dikirim di Tanjung Priok Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Niat menikmati liburan ke kampung halaman justru berujung petaka bagi Rasito (35), warga Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pria tersebut mengaku menjadi korban penipuan rental mobil fiktif setelah mentransfer uang sewa sebesar Rp3 juta kepada pelaku yang mengaku sebagai pemilik usaha rental mobil bernama M Rentcar.

Kasus ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada iklan rental kendaraan yang beredar di media sosial, terutama yang menawarkan harga jauh di bawah pasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tergiur Harga Murah, Korban Transfer Rp3 Juta

Rasito mengatakan awalnya mencari informasi rental mobil melalui Facebook untuk keperluan mudik dan liburan ke Cilacap, Jawa Tengah.

Saat itu, ia menemukan akun yang mengatasnamakan M Rentcar. Pelaku kemudian melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp dan menawarkan berbagai pilihan kendaraan yang diklaim siap disewa.

Setelah berdiskusi, keduanya sepakat menggunakan mobil Honda Brio dengan tarif sewa Rp250 ribu per hari selama dua pekan.

Baca Juga :  Muktamar PPP Ricuh, 3 Kader Jadi Korban Pemukulan dan Lempar Kursi

“Saya mau sewa mobil untuk dua minggu. Tarifnya Rp250 ribu per hari,” kata Rasito kepada Posnews, Minggu (14/6/2026).

Pelaku lalu meminta pembayaran dilakukan melalui transfer bank dengan alasan sebagai tanda jadi pemesanan kendaraan.

Karena merasa yakin, Rasito langsung mengirim uang sebesar Rp3 juta sesuai permintaan pelaku.

Mobil Tak Kunjung Datang, Nomor WhatsApp Mendadak Hilang

Masalah mulai muncul saat hari pengiriman kendaraan tiba. Mobil yang dijanjikan tidak kunjung datang ke rumah korban.

Lebih parah lagi, nomor WhatsApp yang sebelumnya aktif mendadak sulit dihubungi.

Merasa ada yang tidak beres, Rasito mendatangi alamat rental yang tercantum dalam percakapan WhatsApp, yakni di kawasan Jalan Tongkol Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Namun setibanya di lokasi, ia dibuat syok. Tidak ada usaha rental bernama M Rentcar di alamat tersebut.

“Waduh, saya sudah ketipu. Awalnya saya percaya karena mereka menunjukkan foto mobil dan data-data rental yang terlihat meyakinkan,” ujarnya.

Modus Lama, Korban Baru

Rasito mengaku baru pertama kali menyewa mobil melalui media sosial. Ketidaktahuannya dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi penipuan.

Kasus serupa belakangan marak terjadi. Pelaku biasanya membuat akun media sosial dengan tampilan profesional, memajang foto kendaraan, testimoni palsu, hingga alamat fiktif untuk meyakinkan calon korban.

Baca Juga :  Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Setelah korban mentransfer uang, pelaku langsung menghilang dan memutus komunikasi.

Pengusaha Rental Beberkan Modus Penipu

Pemilik Amanah Rentcar Jakarta, Ady Supriatna (41), mengatakan calon penyewa yang belum berpengalaman sering menjadi target empuk sindikat rental mobil fiktif.

Menurutnya, pelaku sengaja menawarkan harga sewa sangat murah untuk menarik perhatian calon korban.

“Biasanya mereka pasang tarif jauh di bawah harga pasar supaya korban cepat tergiur,” katanya.

Ady mengingatkan masyarakat menerapkan prinsip Pantau, Cocok, dan Bayar sebelum melakukan transaksi.

Ia menyarankan calon penyewa mengecek langsung keberadaan usaha rental, legalitas usaha, hingga kondisi kendaraan sebelum mengirim uang.

“Jangan pernah transfer dulu kalau belum memastikan lokasi rental dan identitas pemiliknya. Sebaiknya survei langsung ke tempat usaha,” tegasnya.

Waspadai Penipuan Rental Mobil Online

Maraknya penipuan rental mobil di media sosial menunjukkan pelaku terus memanfaatkan minimnya literasi digital masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta lebih teliti saat bertransaksi secara online dan tidak mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal.

Sementara itu, Rasito kini berkoordinasi dengan keluarganya untuk melaporkan dugaan penipuan tersebut kepada pihak berwenang agar tidak ada korban lain yang mengalami nasib serupa. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Istri Polisi Ditangkap Jual Sabu di Sanggar Bima, Bareskrim Kembangkan Jaringan
Polisi Tangkap Residivis Curanmor di Ciracas, Motor Korban Diselamatkan Sebelum Dijual
Perang Narkoba! Bareskrim Polri Hancurkan 389,5 Butir Ekstasi Barang Bukti

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:08 WIB

Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Eskalasi pertempuran di perbatasan. Israel membombardir wilayah Nabatieh di Lebanon Selatan saat Amerika Serikat dan Iran sedang merancang draf perdamaian komprehensif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:21 WIB

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (Posnews/BPJPH)

NASIONAL

Pelaku Usaha Diingatkan, Wajib Halal Mulai Berlaku Oktober 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 16:56 WIB