Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan barang bukti 2,07 kilogram sabu dan tiga telepon genggam hasil pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Jakarta. (Posnews/Ist)

Petugas Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan barang bukti 2,07 kilogram sabu dan tiga telepon genggam hasil pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat lebih dari 2 kilogram yang diduga berasal dari jaringan pengedar lintas wilayah Jakarta.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap dua tersangka dan menyita sabu senilai lebih dari Rp2 miliar.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Trendy Habibi Ariyanto mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran sabu dengan modus berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pantauan aparat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan intensif sejak kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Namun target terus berpindah tempat ke Cempaka Putih, Jakarta Pusat, hingga akhirnya terlacak di kawasan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat,” ungkapnya, Kamis 11/6/2026.

Setelah membuntuti pergerakan target, polisi menangkap tersangka berinisial F sekitar pukul 19.00 WIB. Dari hasil interogasi, F mengaku beroperasi bersama rekannya berinisial B.

Berbekal keterangan tersebut, petugas langsung bergerak dan menangkap B. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan sebuah tas hitam berisi dua paper bag yang menyimpan 11 paket sabu siap edar.

Baca Juga :  Era Pasca-Kebenaran: Ancaman Deepfake di Ruang Publik

Sabu 2 Kilogram Disita

Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu dengan total berat bruto 2.072,17 gram atau lebih dari 2 kilogram.

Barang bukti yang diamankan terdiri dari:

  • 1 paket besar sabu berkode huruf A seberat 1.044 gram bruto.
  • 10 paket sabu ukuran sedang berkode angka 1 hingga 10 dengan berat total 1.028,17 gram bruto.
  • 3 unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan pengedar.

Jika berhasil beredar di pasaran, sabu tersebut diperkirakan bernilai lebih dari Rp2 miliar dan berpotensi merusak ribuan generasi muda.

Diperintah Bandar yang Masih Buron

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku menerima perintah dari seseorang berinisial B yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Bandar tersebut diduga menggunakan sistem tempel atau menaruh paket narkoba di lokasi tertentu. Salah satu titik penempelan berada di kawasan Cempaka Putih,” tukas Habiebie.

Baca Juga :  Terduga Pemerkosa Difabel Tewas Diseret Massa, Kronologi Brutal di Gowa

Tersangka kemudian mengambil paket tersebut untuk diantar kepada penerima yang tidak dikenal di wilayah Tamansari, Jakarta Barat.

Polisi mengungkap kedua tersangka bukan kali pertama menjalankan tugas sebagai kurir. Mereka mengaku sudah dua kali mengantar sabu dan dijanjikan upah uang setelah pengiriman berhasil.

Polisi Buru Jaringan Besar

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok kini terus mengembangkan kasus tersebut guna membongkar jaringan yang lebih besar.

Penyidik juga memburu bandar berinisial B yang diduga menjadi pengendali distribusi sabu di Jakarta.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan pidana lain yang berlaku.

Mereka terancam hukuman penjara seumur hidup hingga pidana mati.

Polisi memastikan pengejaran terhadap pelaku lain masih terus berlangsung untuk memutus rantai peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan
Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih
Reaksi Keras Tehran: Iran Gempur Pangkalan Militer AS
LDP Jepang Sepakati Draf Revisi Dokumen Keamanan Nasional
Bocah 6 Tahun Diduga Korban Perundungan di Senen, Tubuh Tersetrum Tak Sadarkan Diri

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:59 WIB

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:48 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Desakan kemanusiaan bagi Gaza. Portugal bersama dua puluh negara lainnya mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menjamin kelancaran pasokan bantuan. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:51 WIB

Krisis kesehatan di Afrika Tengah. Republik Demokratik Kongo menghadapi peningkatan tajam kasus Ebola jenis Bundibugyo di tengah hambatan konflik bersenjata. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:48 WIB