Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Penyidik Masih Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT).

Kali ini, penyidik mengamankan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi yang berlangsung di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2026).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan operasi tersebut. Namun, KPK belum mengungkap perkara yang sedang diusut maupun jumlah pihak yang ikut diamankan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siapa Etik Suryani?

Etik Suryani merupakan Bupati Sukoharjo yang memimpin Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Terduga Curanmor Bersenjata Celurit di Tangerang

Sebelum menjadi bupati, ia dikenal sebagai politisi yang aktif di pemerintahan daerah dan melanjutkan kepemimpinan Kabupaten Sukoharjo setelah memenangkan Pilkada.

Beberapa pekan lalu, ia juga menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sukoharjo dan KPU setempat.

Masih Berstatus Terperiksa

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan apakah mereka akan ditetapkan sebagai tersangka atau dipulangkan.

Baca Juga :  Prediksi Cuaca Jabodetabek Jumat 17 April 2026, Siang Cerah - Sore Hujan Disertai Petir

Penyidik juga belum mengungkap barang bukti maupun konstruksi perkara. Seluruh informasi akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal dan gelar perkara selesai.

OTT KPK Terus Menyasar Kepala Daerah

OTT di Sukoharjo menambah daftar kepala daerah yang terseret operasi senyap KPK sepanjang 2026.

Dalam beberapa bulan terakhir, KPK juga menangkap sejumlah kepala daerah dalam kasus dugaan suap, gratifikasi, dan pengadaan proyek.

Publik kini menunggu pengumuman resmi KPK mengenai perkara yang menjerat Etik Suryani beserta status hukum para pihak yang diamankan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK
Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta
Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan
Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest
Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan
Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:18 WIB

PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan

Berita Terbaru

Rockstar Games merilis edisi kolektor GTA 6 seharga Rp7 juta tanpa kaset gim, menegaskan tren gim konsol sebagai barang mewah. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Merilis Edisi Kolektor GTA 6 Seharga 6 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:22 WIB

Sennheiser merilis headphone Momentum 5 dengan kualitas suara superior, baterai lepas-pasang 57 jam, dan perkiraan harga Rp6,3 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:10 WIB