POSNEWS.CO.ID, DALLAS — Produsen aksesori gaming Glorious resmi meluncurkan keyboard mekanik terbaru bertajuk GMMK Eternal. Perangkat ini hadir dengan layout 96 persen yang tetap mempertahankan tombol numpad. Perusahaan memasarkan keyboard ini dengan harga 99,99 Dolar AS atau sekitar Rp1,5 jutaan.
Desain Ringkas dan Fungsi Tombol Lengkap
GMMK Eternal mengusung dimensi ringkas berukuran 372 x 122 x 44 mm. Desain ini menghemat ruang meja tanpa menghilangkan deretan tombol fungsi dan numpad. Oleh karena itu, pengguna memperoleh keleluasaan pergerakan mouse saat bermain gim.
Keyboard ini memanfaatkan koneksi kabel USB-C lepas-pasang demi kemudahan mobilitas. Produsen menyematkan fitur pencahayaan RGB per tombol serta dukungan N-Key Rollover. Selain itu, perangkat ini mendukung polling rate hingga 1.000 Hz untuk responsivitas tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Struktur Akustik dan Sistem Hot-Swap
Glorious menyematkan tiga lapisan peredam suara di dalam bodi keyboard. Lapisan silikon cetak dan busa PU meredam gema saat tombol ditekan. Oleh sebab itu, suara ketikan terasa lebih padat dan minim gema kosong.
Keyboard ini memakai switch Glorious Fox Linear dengan daya tahan 50 juta kali tekan. Fitur hot-swap memudahkan pengguna mengganti switch 3-pin maupun 5-pin tanpa perlu menyolder. Sementara itu, komponen stabilizer bawaan sudah mendapatkan pelumasan langsung dari pabrik.
Konstruksi Modular dan Konfigurasi Perangkat
Produsen membekali keyboard ini dengan top plate berbahan aluminium yang kokoh. Keycaps ABS double-shot menjamin ketahanan huruf dari aus akibat pemakaian jangka panjang. Selain itu, memori internal menyimpan konfigurasi profil pengguna secara langsung pada perangkat.
Pengguna dapat mengatur fitur keyboard melalui perangkat lunak Glorious CORE di sistem operasi Windows. Keyboard ini mengandalkan switch mekanik konvensional daripada teknologi Hall Effect yang mahal. Dengan demikian, Glorious menyajikan pengalaman keyboard kelas enthusiast dengan harga terjangkau.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













