Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran 51 isotank di Terminal NPCT1 Tanjung Priok Jakarta Utara. (Posnews/NPCT1)

Kebakaran 51 isotank di Terminal NPCT1 Tanjung Priok Jakarta Utara. (Posnews/NPCT1)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran melanda New Priok Container Terminal One (NPCT1) di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/9/2026) sore.

Api membakar puluhan isotank dan satu kontainer barang berbahaya atau dangerous goods (DG).

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Kade 820 Blok DG tersebut. Hingga Selasa (22/9/2026), penyidik belum menyimpulkan sumber api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan, sebanyak 51 isotank dan satu kontainer DG terbakar dalam insiden tersebut.

Polisi juga sudah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk mengungkap penyebab kebakaran.

“Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar,” kata Alrasyidin.

Api Muncul dari Area Kontainer

Berdasarkan keterangan saksi, api mulai terpantau sekitar pukul 15.20 WIB. Petugas langsung melakukan penanganan untuk mencegah api merambat ke area lain.

Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Armada tersebut berasal dari Pelindo, NPCT1, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara.

Baca Juga :  Dipicu Tanaman Cabai, Pria di Sidrap Tebas Ibu Rumah Tangga hingga Tewas

Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.45 WIB. Setelah itu, tim melanjutkan proses pendinginan di lokasi.

Data Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta juga mencatat pengerahan 70 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

Sebelumnya, dugaan awal menyebut api berkaitan dengan kondisi cuaca panas.

Namun, informasi tersebut belum menjadi kesimpulan penyebab kebakaran. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi dan analisis forensik.

Polisi Pasang Garis Polisi

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan, polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Namun, petugas belum bisa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh karena kondisi area masih panas.

“Kami sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan ketika sudah dingin nantinya kami melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Pandu.

Karena itu, polisi masih menjaga area terdampak sambil menunggu kondisi cukup aman untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kena PTDH, Dua Perwira Polresta Banda Aceh Kini Ditahan Bareskrim

Penyidik kemudian akan mencocokkan temuan di lapangan dengan hasil pemeriksaan Labfor Polri.

Langkah tersebut penting untuk memastikan dari mana api pertama kali muncul dan bagaimana kebakaran bisa meluas hingga mengenai puluhan isotank.

Tidak Ada Korban Jiwa

Di tengah besarnya jumlah kontainer yang terbakar, NPCT1 memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh mengatakan petugas langsung melakukan pendinginan setelah api berhasil dipadamkan.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Christine.

NPCT1 juga melakukan pemulihan aktivitas terminal secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi area terdampak serta aspek keselamatan dan keamanan.

Kini perhatian polisi tertuju pada pemeriksaan lokasi. Hasil olah TKP dan pemeriksaan Labfor diharapkan dapat menjawab penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan 51 isotank dan satu kontainer DG tersebut.

Polisi masih membuka kemungkinan lain dan belum menetapkan penyebab kebakaran sebelum seluruh proses penyelidikan selesai. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya
Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang
Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Senin, 21 September 2026 - 17:36 WIB

Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Berita Terbaru

Kamera portabel CAIM1 memakai kipas mini Noctua NF-A4x10 untuk pendinginan video 4K dan pemrosesan kriptografi. Simak detail spesifikasinya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kamera CAIM1 Gunakan Kipas Mini Noctua untuk Mendinginkan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:29 WIB

Razer merilis keypad gaming Tartarus V2 Pro dengan 31 tombol, thumbstick TMR, dan polling 8K. Simak detail spesifikasi dan harganya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Razer Rilis Keypad Gaming Tartarus V2 Pro Berteknologi Analog

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:18 WIB