JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut melibatkan truk tangki dan truk trailer terjadi di Tol Cibitung-Cilincing KM 60.800 arah Tanjung Priok, Kamis (15/10/2026) sore.
Sopir truk tangki berinisial DL, 35, meninggal dunia setelah kendaraannya menghantam bagian belakang trailer hingga kabin depan ringsek parah.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat itu, truk tangki bernomor polisi B 9211 KFU melaju dari arah Cakung menuju Tanjung Priok.
Setibanya di KM 60.800 A, setelah akses masuk Cibitung, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara.
Truk tangki kemudian menabrak trailer bernomor polisi L 8750 UG yang berada tepat di depannya.
“Pengendara kendaraan truk tangki B 9211 KFU meninggal dunia di TKP,” kata Reiki dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Kabin Ringsek, Korban Dievakuasi Petugas
Benturan keras membuat bagian depan truk tangki ringsek. DL terjepit di dalam kabin hingga petugas harus melakukan evakuasi.
Tim Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan delapan personel beserta satu unit kendaraan penyelamat.
Petugas berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 16.30 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. DL diketahui berasal dari Karawang, Jawa Barat.
Sementara itu, truk trailer mengalami penyok pada bagian bodi dan bumper belakang. Kedua kendaraan akhirnya berhenti di lajur satu setelah akses masuk Cibitung.
Microsleep Mengancam Pengemudi
Dugaan microsleep menjadi perhatian dalam kecelakaan tersebut. Kondisi ini membuat pengemudi kehilangan kesadaran selama beberapa detik tanpa menyadarinya.
Pada kendaraan besar, hilangnya konsentrasi sesaat dapat berakibat fatal karena kendaraan membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti.
Pengemudi perlu memastikan kondisi tubuh cukup bugar sebelum menempuh perjalanan jauh.
Jika mengantuk atau sulit mempertahankan konsentrasi, pengemudi sebaiknya berhenti di tempat aman untuk beristirahat dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Â **
Editor : Hadwan













