Bharatu Valdo Tewas, Keluarga Pertanyakan Motif dan Dugaan Pelaku Lain

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alm. Bharada Laurentius Valdo Fernandez. (Is)

Alm. Bharada Laurentius Valdo Fernandez. (Is)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Keluarga Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai masih menanti jawaban atas kematian putra mereka di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Mereka meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberi perhatian serius agar penyidik mengungkap motif dan seluruh pihak yang diduga terlibat.

Melalui kuasa hukumnya, Petrus Bala Pattyona, keluarga mendesak penyidik menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œKami berharap Kapolri memberi atensi yang sungguh-sungguh terhadap pengungkapan kasus terbunuhnya Laurentius Valdo Fernandez Lewai,” ujar Petrus, dikutip Senin (19/10/2026).

Valdo, anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara), meninggal dalam insiden penembakan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Polda Metro Jaya telah mengamankan dan menahan anggota Polri berinisial AR di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Namun, penahanan tersebut belum menjawab seluruh pertanyaan keluarga. Motif kejadian dan kemungkinan keterlibatan pihak lain masih menjadi perhatian penyidik.

Keluarga Masih Bertanya, Apa Motif di Balik Kematian Valdo?

Petrus mengatakan, tim kuasa hukum telah bertemu dengan Direktur Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Dadan.

Baca Juga :  Jasad Pria di TPU Bekasi Terungkap, 2 Teman Lama Korban Diduga Pelaku Diciduk Polisi

Dalam pertemuan itu, pihaknya mendapat pernyataan bahwa institusi akan membantu pengusutan hingga tuntas.

Meski demikian, keluarga masih belum mengetahui persoalan yang melatarbelakangi insiden tersebut.

β€œYang jelas, salah satu tersangkanya sudah ditahan sehingga kami belum jelas apa yang menjadi latar belakang pembunuhan tersebut,” kata Petrus.

Karena itu, tim kuasa hukum dijadwalkan berkoordinasi dengan penyidik Jatanras Polda Metro Jaya pada Senin (19/10/2026).

Mereka ingin mengetahui perkembangan penyidikan, kronologi kejadian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Petrus juga meminta penyidik mendalami persoalan yang mungkin terjadi antara Valdo dan juniornya. Namun, dugaan mengenai hubungan atau konflik di antara mereka masih perlu dibuktikan melalui penyidikan.

Ayah Sebut Valdo Tulang Punggung Keluarga

Di kampung halamannya di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kepergian Valdo meninggalkan duka mendalam. Sang ayah, Antonius Fernandez, mengenang putranya sebagai sosok yang suka membantu dan mudah bergaul.

Selama sekitar enam tahun tujuh bulan bertugas di wilayah Tangerang Selatan, Valdo menjadi tulang punggung keluarga. Ia juga merupakan satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara.

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Berbuah WBK 2025, Setjen DPD RI Perkuat Integritas

Tangis keluarga pecah saat jenazah Valdo dimakamkan di San Dominggo, Flores Timur, pada Minggu (18/10/2026).

Warga turut mengantar kepergiannya, menambah suasana haru di tengah keluarga yang masih berusaha menerima kehilangan tersebut.

Bagi keluarga, pengungkapan perkara bukan hanya soal menghukum pihak yang terbukti bersalah. Mereka juga membutuhkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada Valdo.

Polisi Pastikan Penyidikan Berlanjut

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan insiden penembakan yang menewaskan Valdo. Ia menyatakan AR telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Polisi menyatakan penyidik terus mendalami rangkaian kejadian untuk mengungkap fakta. Polda Metro Jaya juga berjanji menyampaikan perkembangan kepada publik berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah terverifikasi.

Keluarga berharap proses tersebut dapat menjawab pertanyaan mengenai motif, kronologi, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Mereka meminta penyidikan berjalan terbuka agar tidak menyisakan tanda tanya berkepanjangan.

Kini, keluarga Valdo menunggu hasil kerja penyidik. Pengungkapan fakta secara profesional dan transparan menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab duka keluarga yang kehilangan putra sekaligus tulang punggung mereka. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka AR Ditahan, Keluarga Bharatu Valdo Minta Kasus Diusut Tuntas
Ribuan Warga Sambut Jenazah Bharada Valdo, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis
Asyik Pesta di Kelab Malam, 9 Pengunjung Ini Positif Sabu dan Etomidate
Patroli Malam Cegah Tawuran, 18 Pemuda Diamankan di Jaktim dan Kemayoran
Diduga Tertidur Sesaat, Sopir Truk Tangki Tewas Terjepit Kabin yang Ringsek
Bareskrim Bongkar Komplotan Curanmor di Bogor, Motor Kurir Jadi Sasaran
Kampung Ambon Digerebek Lagi, Polisi Sita 47 Senjata Tajam dan Amankan 7 Orang
Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Bharatu Valdo Tewas, Keluarga Pertanyakan Motif dan Dugaan Pelaku Lain

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ribuan Warga Sambut Jenazah Bharada Valdo, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:23 WIB

Asyik Pesta di Kelab Malam, 9 Pengunjung Ini Positif Sabu dan Etomidate

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Patroli Malam Cegah Tawuran, 18 Pemuda Diamankan di Jaktim dan Kemayoran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Diduga Tertidur Sesaat, Sopir Truk Tangki Tewas Terjepit Kabin yang Ringsek

Berita Terbaru