Banjir Bali Terparah 2025: 16 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Jumat, 12 September 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi warga saat banjir besar melanda Bali, 9–10 September 2025. Dok-Polri

Petugas mengevakuasi warga saat banjir besar melanda Bali, 9–10 September 2025. Dok-Polri

BALI, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Ibu Hajah Maimunah (75) dari reruntuhan ruko yang ambruk akibat banjir di Jalan Sulawesi, Denpasar, Bali.

Dengan ditemukannya korban ini, jumlah korban tewas akibat banjir di Bali meningkat menjadi 16 orang.

“Hingga pukul 21.33 Wita, jenazah Maimunah berhasil ditemukan sekitar 50 meter dari reruntuhan di belakang ruko yang ditinggalinya,” kata Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, Kamis (11/9/2025) malam.

Baca Juga :  Update Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 39 Korban Meninggal 104 Selamat

Sebelumnya, satu korban ruko roboh yang sempat dilaporkan hilang telah ditemukan sore tadi di sekitar Dam Estuari.

Berdasarkan data BNPB per Kamis (11/9/2025) pukul 11.00 Wita, total korban meninggal akibat banjir tercatat 14 jiwa. Dengan tambahan dua korban terbaru, jumlah korban tewas kini mencapai 16 orang.

Korban tersebar di beberapa wilayah di Bali: Denpasar 10 jiwa, Jembrana 2 jiwa, Gianyar 3 jiwa, dan Badung 1 jiwa. Namun, data ini masih bersifat sementara dan dalam tahap sinkronisasi oleh Basarnas dan BPBD Provinsi Bali.

Baca Juga :  Sopir Bank Jateng Bawa Kabur Rp10 Miliar Ditangkap di Gunungkidul, Polisi Amankan 2 Orang Lain

Selain itu, ratusan warga terdampak banjir kini mengungsi di pos pengungsian. Total pengungsi tercatat 562 orang, dengan 327 warga di Jembrana dan 235 warga di Denpasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak berwenang terus memantau kondisi banjir dan memastikan bantuan serta evakuasi berjalan lancar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas
CCTV Ungkap Aksi Jambret yang Tewaskan Wanita Pengendara Motor di Kuta Utara
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka
Prabowo Janji Biaya Haji Dipangkas, Kampung Haji 1.000 Kamar Siap Dibangun
Mahasiswi Unpam Serang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Gedung Kampus, Polisi Pasang Garis Polisi

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:46 WIB

Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:38 WIB

CCTV Ungkap Aksi Jambret yang Tewaskan Wanita Pengendara Motor di Kuta Utara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 08:09 WIB

Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB