Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, mengungsi ke pos pengungsian akibat pergerakan tanah yang terus meluas. (Posnews/BPBD)

Warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, mengungsi ke pos pengungsian akibat pergerakan tanah yang terus meluas. (Posnews/BPBD)

TEGAL, POSNEWS.CO.ID – Pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terus meluas dan memaksa ribuan warga mengungsi.

Hingga Senin (9/2/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.453 jiwa meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, bencana tanah bergerak tersebut berdampak pada hampir seluruh kelompok usia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB mendata 945 laki-laki dan 982 perempuan berada di pengungsian. Selain itu, terdapat 220 lansia, 179 anak-anak, 40 balita, 65 batita, 3 ibu hamil, serta 3 ibu menyusui yang membutuhkan perhatian khusus.

Data terbaru juga mencatat 1.049 remaja dan 894 warga dewasa terdampak langsung.

Baca Juga :  Update Korban Bencana Sumatra Bertambah, BNPB Catat 1.167 Tewas dan 165 Hilang

Untuk menampung para pengungsi, pemerintah daerah bersama BNPB memusatkan warga di delapan titik pengungsian.

Lokasi tersebut meliputi Majelis Az Zikir wa Rotibain, Majelis dan Dukuh Pengasinan, SDN 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Pondok Pesantren Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, serta Desa Mokaha, Kecamatan Jatinegara.

Abdul Muhari menegaskan, BNPB telah mengerahkan tim ke lokasi terdampak untuk siaga penuh.

Selain mendampingi pemerintah daerah, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik, permakanan, dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

“Penanganan tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi juga pada pendataan warga terdampak serta persiapan pembangunan hunian sementara,” ujar Abdul Muhari.

Seiring dengan itu, Dinas Sosial, Dukcapil, dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tegal mempercepat verifikasi dan pemutakhiran data By Name By Address (BNBA).

Baca Juga :  Update Banjir Jakarta Hari Ini: 45 RT Terendam, Jalan Utama Tak Bisa Dilintasi

Surat Keputusan Penetapan Huntara

Data tersebut akan menjadi dasar penerbitan Surat Keputusan penetapan kebutuhan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya terdampak.

Pada hari ini, BNPB bersama pemerintah daerah turut mendampingi ESDM Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan asesmen teknis kelayakan lahan huntara sekaligus rencana relokasi permanen bagi warga yang berada di zona rawan pergerakan tanah.

BNPB kembali mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan BPBD setempat, meningkatkan kewaspadaan, serta segera mengungsi apabila muncul tanda-tanda pergerakan tanah susulan demi menghindari korban jiwa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Berita Terbaru

Sanrio minta maaf dan batalkan kolaborasi Hello Kitty dengan drama VIVANT usai dituduh anti-Tiongkok. Simak ulasan konflik budaya. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Sanrio Minta Maaf dan Batalkan Kolaborasi Hello Kitty

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:37 WIB