Transjakarta Tambah Rute Penghubung Halte Jaga Jakarta–Senen untuk Lansia dan Disabilitas

Jumat, 19 September 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Transjakarta singgah di Halte Jaga Jakarta untuk memudahkan penumpang lansia dan disabilitas selama JPO Senen diperbaiki. Dok-Kominfo DKI JKT

Bus Transjakarta singgah di Halte Jaga Jakarta untuk memudahkan penumpang lansia dan disabilitas selama JPO Senen diperbaiki. Dok-Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID PT Transjakarta menyiapkan dua rute bus penghubung Halte Jaga Jakarta (dulu Senen Sentral) dengan halte di sekitar simpang Senen. Langkah ini dilakukan agar warga lansia dan penyandang disabilitas tidak perlu naik JPO atau menyeberang jalan selama perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) berlangsung.

Dua rute yang beroperasi adalah koridor 21 ST dan 14. Bus koridor 21 ST melayani rute Stasiun Senen hingga Lapangan Banteng, sedangkan bus koridor 14 menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Senen.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri HP Modus Lempar Bola di Transjakarta, Begini Cara Antisipasinya

Semula, bus Transjakarta tidak berhenti di Halte Jaga Jakarta. Namun, kini armada koridor 21 ST dan 14 singgah untuk memindahkan penumpang dengan lebih mudah.

Yeni (66), warga Kemayoran, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. “Alhamdulillah, saya tidak perlu lagi naik JPO atau menyeberang. Tinggal naik bus koridor 21 ST, langsung sampai,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Nunik (64), penumpang lain, juga merasa dimudahkan. Ia biasa naik bus dari JIS menuju RSCM untuk urusan pensiunan dan kesehatan. “Sekarang bus sudah berhenti di Halte Jaga Jakarta. Saya tidak perlu turun di Halte Senen Toyota lalu naik JPO,” katanya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Secara Total

Sebagai informasi, Kementerian PUPR masih memperbaiki JPO di persimpangan Senen, Jakarta Pusat. Jembatan itu sebelumnya rusak akibat aksi unjuk rasa. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Emansipasi: Menakar Ulang Keamanan Global Lewat Kacamata Feminisme HI
Menata Ulang Norma Internasional di Era Digital
Skandal Epstein Guncang Inggris: Mantan Dubes Peter Mandelson Ditangkap Polisi
Guncangan Perdagangan Global: Trump Ancam Tarif Lebih Tinggi Pasca-Kekalahan di Mahkamah Agung
Kecelakaan Bus Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari, Pengendara Luka
Polisi Tangkap Pria Ngaku Aparat Usai Aniaya 3 Pegawai SPBU Cipinang
Anak Pejabat Mamuju Tersangka Tabrak 2 Warga, Tak Ditahan karena Masih di Bawah Umur
Sekjen PBB Serukan Gencatan Senjata Penuh dan Tanpa Syarat

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:04 WIB

Kuasa Emansipasi: Menakar Ulang Keamanan Global Lewat Kacamata Feminisme HI

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:00 WIB

Menata Ulang Norma Internasional di Era Digital

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:39 WIB

Skandal Epstein Guncang Inggris: Mantan Dubes Peter Mandelson Ditangkap Polisi

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:30 WIB

Guncangan Perdagangan Global: Trump Ancam Tarif Lebih Tinggi Pasca-Kekalahan di Mahkamah Agung

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:23 WIB

Kecelakaan Bus Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari, Pengendara Luka

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mendefinisikan ulang ruang siber. Melalui kacamata Konstruktivisme, persaingan teknologi AI dan siber bukan merupakan takdir konflik. Hal ini merupakan peluang untuk membangun norma baru yang kooperatif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menata Ulang Norma Internasional di Era Digital

Selasa, 24 Feb 2026 - 19:00 WIB