Karyawati Koperasi PNM Tewas Setengah Bugil di Pasangkayu, Pelaku Suami Nasabah

Minggu, 21 September 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto korban Hijrah (19) semasa hidup. Dok-Istimewa

Foto korban Hijrah (19) semasa hidup. Dok-Istimewa

SULAWESI BARAT, POSNEWS.CO.ID Polisi memastikan HJ (19), karyawati Koperasi PNM, menjadi korban pembunuhan sadis. Mayat korban ditemukan setengah bugil di kebun kelapa Desa Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Sabtu (20/9/2025) pagi.

Pelakunya ternyata suami salah satu nasabah, berinisial R. Polisi bergerak cepat dan langsung meringkus pria tersebut.

Pelaku sudah kita amankan,” tegas Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, Minggu (21/9/2025).

Menurut Joko, hasil pemeriksaan awal menunjukkan R kalap karena kesal ditagih cicilan. “Motifnya marah karena ditagih angsuran koperasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Pelaku Air Keras di Jakarta Barat Dibekuk Dini Hari, Korban Sempat Tak Berdaya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Rully Marwan, menambahkan pelaku masih diperiksa secara intensif. “Sudah diamankan, tapi status tersangka belum ditetapkan. Siang ini baru gelar perkara,” ujarnya.

Fakta lain ikut terungkap. Sebelum ditemukan tewas, HJ sempat dilaporkan hilang sejak Kamis (18/9). Korban terakhir kali terlihat dibonceng motor oleh suami nasabah saat menagih pembayaran kredit.

Tak hanya itu, sebelum menghilang, korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada temannya. Dalam chat itu, HJ mengaku takut karena dibawa menuju kebun. “Ada chat WA korban, dia bilang takut,” ungkap Rully.

Dua hari kemudian, jasad HJ ditemukan warga di bawah pohon kelapa. Kondisinya mengenaskan. Bajunya terlepas, hanya pakaian dalam yang menempel. Polisi juga mendapati tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, memperkuat dugaan pembunuhan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB