Bocah SD Tewas Ditikam di Kolaka Timur, Menteri PPPA Sampaikan Duka

Minggu, 21 September 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PPPA Arifah Fauzi. Dok-Kemen PPPA

Menteri PPPA Arifah Fauzi. Dok-Kemen PPPA

SULAWESI TENGGARA, POSNEWS.CO.ID – Bocah perempuan berinisial MA (10) ditemukan tewas mengenaskan di Dusun I, Desa Wundubite, Kecamatan Poli-Polia, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Niat pergi mengaji, MA justru meregang nyawa dengan luka tusuk di leher.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan duka mendalam dan permintaan maaf atas kasus tragis ini. Ia menegaskan, kehilangan satu anak berarti hilangnya satu nyawa berharga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Arifah, tragedi MA menjadi pukulan keras bagi semua pihak untuk memperkuat perlindungan anak di daerah. β€œAnak seharusnya mendapatkan perlindungan penuh, bukan menjadi korban kekerasan yang merenggut nyawanya,” tegasnya.

Baca Juga :  Sindikat Bobol Rekening Dormant Rp204 Miliar, 9 Tersangka Dicokok Bareskrim

Pemerintah, lanjut Arifah, sudah melakukan penjangkauan ke rumah korban dan memberi penguatan psikologis kepada keluarga. Adik MA yang menjadi saksi juga mendapat konseling serta pendampingan hukum di kepolisian.

β€œKasus ini jadi perhatian kami dan akan terus dikawal,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (5/9/2025) pagi, MA yang masih duduk di bangku kelas 5 SD ditemukan bersimbah darah di kebun cokelat warga. Saat itu, ia berangkat bersama adiknya, Wahyu (7), menggunakan sepeda listrik.

Baca Juga :  Hutang Rp8 Juta Berujung Maut, Karyawan PNM Mekar Tewas Dibunuh Nasabah

Namun, di tengah perjalanan, keduanya dihadang pelaku bersenjata parang.

Korban sempat dibawa warga ke RSUD Ladongi, tetapi nyawanya tak tertolong. Polisi bergerak cepat dan menangkap terduga pelaku, RH (18), tak jauh dari lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Kolaka Timur, Iptu Irwan Pansha, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan pelaku tega menghabisi korban karena sakit hati dan dendam akibat sering diejek. Kini, RH sudah ditahan di Polres Kolaka Timur untuk proses hukum lebih lanjut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Klakson di Tengah Tawuran Bogor
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:44 WIB

Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Klakson di Tengah Tawuran Bogor

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB