Polisi Tangkap 3 Pemuda Bawa Celurit saat Patroli Dini Hari di Bekasi Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pemuda diamankan polisi karena membawa senjata tajam di Bekasi Jaya. (Posnews/Ihsan)

Tiga pemuda diamankan polisi karena membawa senjata tajam di Bekasi Jaya. (Posnews/Ihsan)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Tim Beruang Polres Metro Bekasi Kota menangkap tiga pemuda berinisial MA, R, dan DR karena membawa senjata tajam jenis celurit.

Ketiganya ditangkap tak berkutik di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Penangkapan bermula saat polisi menggelar patroli rutin dini hari. Ketika melintas di depan SMPN 3 Kota Bekasi, petugas mencurigai gerak-gerik ketiga pemuda tersebut. Selanjutnya, petugas memutar balik untuk melakukan pemeriksaan.

Namun, salah satu pemuda berusaha membuang celurit guna mengelabui polisi.

β€œSaat petugas hendak memeriksa, salah satu pelaku mencoba membuang senjata tajam yang dibawanya,” ujar Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Hotman Hutajulu.

Aksi itu terlihat petugas keamanan sekitar yang langsung memberi tahu tim patroli. Polisi kemudian mengamankan ketiganya tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Misteri Kematian Terapis Spa di Bekasi Terungkap, Polisi Ringkus Suami Siri

Dari lokasi, polisi menyita satu bilah celurit, satu unit Honda Scoopy, dan dua unit ponsel milik para terduga pelaku.

Saat ini, penyidik masih mendalami motif kepemilikan senjata tajam di Bekasi Timur tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiganya merupakan warga Babelan, Kabupaten Bekasi.

Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi tawuran atau tindak kriminal lainnya di wilayah Bekasi Kota. (Ihsan)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB