Pengendara Motor dan Operator Adu Pukul Gara-Gara Uang Rusak di SPBU Tangerang

Senin, 22 September 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Keributan tragis di SPBU Tangerang, pengendara motor adu pukul dengan operator gara-gara uang pecahan rusak. Dok-Istimewa

Ilustrasi Keributan tragis di SPBU Tangerang, pengendara motor adu pukul dengan operator gara-gara uang pecahan rusak. Dok-Istimewa

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Keributan tragis pecah di SPBU Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Tangerang, Sabtu (20/9/2025). Seorang pengendara motor adu mulut dengan operator SPBU hingga berujung saling dorong dan pukul. Video peristiwa itu sontak viral di media sosial.

Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko, menuturkan keributan dipicu ulah pengendara yang ngotot membayar dengan uang pecahan Rp2.000 rusak. Operator bernama Abdurrahman menolak dengan sopan, namun pengendara tersulut emosi.

Baca Juga :  Dana Rp1,7 Miliar Digalang Kementerian Imipas, Fokus Bantu Air Bersih Pascabencana

“Menurut saksi, Abdurrahman sudah menolak secara baik-baik. Tapi pengendara tak terima, langsung ngomel dengan nada tinggi. Adu mulut pun pecah, lalu berlanjut saling dorong dan pukul,” ujar Adityo, Minggu (21/9/2025).

Situasi makin panas, tapi atasan Abdurrahman buru-buru melerai. Polisi yang memeriksa rekaman CCTV berhasil mengenali dua pelaku, yakni MR (30) dan DI (22). Keduanya digelandang ke Mapolsek Pinang untuk dimintai keterangan.

Beruntung, mediasi berhasil digelar. Dengan pendekatan persuasif, kedua pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan. “Alhamdulillah, masalah selesai dengan damai,” kata Adityo lega.

Baca Juga :  Muktamar PPP Ricuh, 3 Kader Jadi Korban Pemukulan dan Lempar Kursi

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan polisi tak tinggal diam. Ia menekankan setiap peristiwa yang viral akan cepat direspons demi menjaga keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen menjaga ketertiban. Kalau ada masalah, laporkan saja kepada petugas, jangan biarkan emosi meledak hingga memicu konflik,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan
Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk
Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat
400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi
Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban
Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:32 WIB

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama

Senin, 27 April 2026 - 20:11 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan

Senin, 27 April 2026 - 19:51 WIB

Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk

Senin, 27 April 2026 - 19:34 WIB

Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru