Tujuh Pelajar SMP di Tangerang Diamankan Polisi Usai Konvoi Bawa Celurit

Sabtu, 27 September 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuh pelajar SMP diamankan polisi di Tangerang usai konvoi membawa celurit. Dok: Istimewa

Tujuh pelajar SMP diamankan polisi di Tangerang usai konvoi membawa celurit. Dok: Istimewa

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Polisi menangkap tujuh pelajar SMP yang nekat konvoi sambil membawa senjata tajam di Jalan Puri Permata Green Lake, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (26/9/2025).

Kapolsek Ciledug, Kompol R.A Dalby, menyebut para pelajar berinisial MBA (14), RAF (14), DM (14), UF (13), FF (13), WHK (13), dan AIS (12).

Baca Juga :  BNN Gerebek Pabrik Narkoba Tembakau Sintetis di Tangerang - Koki hingga Kurir Dibekuk

Polisi memastikan remaja itu berencana tawuran. “Mereka masih SMP dan mengaku ingin tawuran. Tindakan ini membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata Dalby, Sabtu (27/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menyita celurit dan sepeda motor yang digunakan saat konvoi. “Semua pelajar dan barang bukti kini diamankan di Polsek Ciledug untuk pemeriksaan lanjutan,” tambah Dalby.

Baca Juga :  Api Lahap 15 Rumah di Cilincing, Satu Warga Luka Bakar dan Kerugian Rp1,47 Miliar

Kepolisian juga memanggil orangtua dan pihak sekolah masing-masing pelajar untuk pendataan, pemeriksaan, dan pembinaan agar kejadian serupa tak terulang.

Sebelumnya, video konvoi remaja bersenjata tajam sempat viral di media sosial. Akun Instagram @info_ciledug menayangkan para pelajar mengacungkan celurit saat melintas di Jalan Puri Permata Green Lake, Tangerang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Berita Terbaru

GIGABYTE menaikkan harga kartu grafis di Jepang hingga 40 persen akibat lonjakan biaya produksi dan kelangkaan komponen memori AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:12 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir terbakar dan memicu penerapan WFH bergilir bagi ASN.
(Posnews/Dinas Gulkarmat DKI Jakarta)

JABODETABEK

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:19 WIB