Pria di Kebon Jeruk Jakarta Barat Ditikam Pisau, Polisi Buru Pelaku

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Senjata Tajam. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Senjata Tajam. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, digegerkan aksi penusukan berdarah pada Selasa (30/9/2025) pukul 11.00 WIB.

Seorang pria bernama Sintong Andreas S (34) menjadi korban setelah ditikam di bagian pinggang oleh pelaku yang diduga sudah menyiapkan sebilah pisau.

Peristiwa itu terjadi di Jl. Patra, RT 007/002, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku bernama Erson Hutapea tiba-tiba mendatangi korban dengan membawa senjata tajam. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menusukkan pisaunya ke bagian pinggang belakang korban.

Baca Juga :  Surat Terbuka - Desak Gubernur Dedi Mulyadi Tutup dan Bongkar Sekolah Ilegal di Bogor

Korban yang bersimbah darah langsung meminta pertolongan warga sekitar. Dua saksi mata, Ernawati dan Efendy Siahaan, kemudian membantu korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebon Jeruk.

Kondisi Korban

Korban diketahui tinggal di Kepa Duri RT, Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Usai kejadian, korban segera mendapat pertolongan medis untuk menghentikan pendarahan akibat luka tusuk yang cukup serius. Hingga kini, polisi belum merinci kondisi terbaru korban.

Baca Juga :  Ibu Korban Pembunuhan Bocah di Cilincing Meninggal Dunia, Kasus Tetap Berlanjut

Polisi masih menyelidiki motif penyerangan ini. Dugaan sementara, pelaku sudah merencanakan aksi tersebut karena membawa pisau dari rumah.

β€œKorban langsung membuat laporan resmi ke Polsek Kebon Jeruk setelah kejadian,” ujar seorang sumber kepolisian.

Kasus ini kini ditangani Polsek Kebon Jeruk. Petugas sudah mengamankan lokasi kejadian serta memeriksa para saksi. Sementara itu, pelaku penusukan masih dalam pengejaran dan masuk daftar buruan polisi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:19 WIB

Kelompok pemberontak Houthi melancarkan serangan rudal dan drone di Marib serta Hadramaut yang menewaskan puluhan prajurit pemerintah Yaman. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:07 WIB

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB