Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir taksi Green SM terseret mobil BYD dalam insiden kecelakaan di Exit Tol Tomang, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Sopir taksi Green SM terseret mobil BYD dalam insiden kecelakaan di Exit Tol Tomang, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video perselisihan dua pengemudi mobil listrik di pintu keluar Gerbang Tol Tomang, Jakarta Barat, mendadak ramai di media sosial.

Bukan sekadar senggolan kendaraan, insiden itu berujung pada sopir taksi listrik Green SM yang terseret mobil BYD hingga sekitar 50 meter.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di keluaran Gerbang Tol Tomang arah timur, wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecelakaan itu melibatkan mobil listrik BYD bernomor polisi B-1366-AZL yang dikemudikan Agustam dan taksi listrik Green SM B-1070-SLF yang dikendarai Budi Hendra.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan, insiden bermula ketika BYD melaju searah di belakang taksi Green SM.

Mobil BYD kemudian menabrak bagian belakang taksi tersebut. Benturan membuat bumper belakang kanan taksi Green SM mengalami penyok.

“Kendaraan BYD menabrak taksi listrik Green yang melaju searah di depannya. Akibatnya, taksi tersebut mengalami penyok pada bumper belakang kanan,” kata Joko dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Baca Juga :  Selebgram Brunei Jadi Tersangka Penganiayaan Maut di Blok M Jakarta Selatan

Minta Pertanggungjawaban, Sopir Malah Terseret

Setelah benturan, Budi Hendra menghampiri pengemudi BYD untuk meminta pertanggungjawaban atas kerusakan kendaraannya.

Situasi kemudian berubah tegang. Budi berada di bagian pintu depan kiri mobil BYD ketika kendaraan tersebut kembali bergerak.

Mobil itu melaju hingga Budi ikut terseret sekitar 50 meter. Rekaman kejadian tersebut kemudian beredar luas dan memicu perhatian warganet.

Polisi memastikan insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

“Pada saat meminta pertanggungjawaban, pengemudi taksi terseret kendaraan BYD sejauh 50 meter,” ungkap Joko.

Usai kejadian, Agustam sempat menyerahkan KTP kepada Budi sebagai jaminan.

Namun, ketika polisi mendatangi alamat yang tercantum dalam identitas tersebut di wilayah Curug, Kabupaten Tangerang, Agustam diketahui sudah tidak tinggal di sana.

Polisi Telusuri Kejadian

Viralnya video membuat polisi melakukan penelusuran terhadap kedua pengemudi. Petugas juga mendatangi pool taksi Green SM untuk meminta keterangan dari Budi Hendra.

Polisi menyatakan penyebab dan rangkaian kejadian tetap menjadi bagian dari proses penanganan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Detik-Detik Tabrakan Maut Bekasi Timur: Berawal Taksi Tertemper, 7 Tewas

Namun, perkembangan terbaru terjadi pada Senin (21/9/2026). Budi Hendra dan Agustam dipertemukan dalam proses mediasi di bagian Laka Lantas Samsat Jakarta Barat.

Setelah pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan berdamai tanpa melanjutkan tuntutan hukum.

Pelajaran dari Insiden Viral di Jalan Tol

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan kecil di jalan dapat berkembang menjadi situasi berbahaya ketika emosi mengambil alih.

Benturan kendaraan seharusnya diselesaikan dengan kepala dingin. Pengemudi dapat menepi di lokasi yang aman, menghubungi petugas, serta mengumpulkan bukti seperti foto, video, dan data kendaraan.

Terlebih, posisi di sekitar pintu keluar tol memiliki risiko tersendiri karena kendaraan lain masih melintas dengan kecepatan tinggi.

Karena itu, pengemudi sebaiknya menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain saat menyelesaikan perselisihan setelah kecelakaan.

Kasus kecelakaan BYD dan taksi Green SM di Exit Tol Tomang kini berakhir melalui kesepakatan kedua pihak.

Meski demikian, insiden tersebut meninggalkan pelajaran penting tentang pentingnya menahan emosi dan mengutamakan keselamatan ketika terjadi kecelakaan di jalan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Boncengan Motor Lawan Arah di Tol Cijago, Kecelakaan Berakhir Tragis
Pelarian ke Malaysia Berakhir, Pembunuhan Suharti Ningsih Dipulangkan ke Indonesia
Bayi Baru Lahir Ditemukan dalam Tas di Palmerah, Polisi Amankan Remaja 17 Tahun
Kampung Boncos Digerebek, Polisi Ciduk 4 Pria dan Musnahkan Lapak Semipermanen
Bawa Golok Saat Ibadah GKPI di Tangerang, Aji Cahyono Jadi Tersangka
Satpol PP Luka 6 Jahitan Usai Bentrokan di Bulungan, Pramono Proses Hukum Berjalan
MF Tewas Terbungkus Sleeping Bag di Kos Kebon Jeruk, Ini Penjelasan Polisi
Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Dua Pria Boncengan Motor Lawan Arah di Tol Cijago, Kecelakaan Berakhir Tragis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Pelarian ke Malaysia Berakhir, Pembunuhan Suharti Ningsih Dipulangkan ke Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Bayi Baru Lahir Ditemukan dalam Tas di Palmerah, Polisi Amankan Remaja 17 Tahun

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Kampung Boncos Digerebek, Polisi Ciduk 4 Pria dan Musnahkan Lapak Semipermanen

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Bawa Golok Saat Ibadah GKPI di Tangerang, Aji Cahyono Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Protes pelajar menuntut anggaran pendidikan meluas di Prancis, Belgia, dan Italia dengan ribuan penangkapan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Bersiap Menghadapi Unjuk Rasa Massal Pelajar

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:43 WIB

Kepolisian Korea Selatan menangkap pria pelaku penikaman massal di supermarket Incheon yang melukai delapan orang. Dok; Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Korea Selatan Menangkap Pelaku Penikaman Massal

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:53 WIB