Kartu Kredit Raib, Seleb Korea Jeon Hye Bin Rugi Rp132 Juta di Ubud

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeon Hye Bin saat berlibur di Bali sebelum kartu kreditnya hilang. Dok: Instagram

Jeon Hye Bin saat berlibur di Bali sebelum kartu kreditnya hilang. Dok: Instagram

BALI, POSNEWS.CO.ID – Liburan selebriti Korea Selatan Jeon Hye Bin di Ubud, Bali, berubah jadi mimpi buruk. Dompetnya raib, kartu kreditnya hilang, lalu tak lama muncul notifikasi transaksi mencurigakan senilai Rp132 juta.

Insiden itu terjadi pada Rabu malam, 1 Oktober 2025, ketika Jeon Hye Bin berjalan-jalan bersama suami dan anaknya di kawasan Ubud Center, Gianyar. Ia baru sadar kehilangan saat hendak berbelanja.

“Saya menerima notifikasi di ponsel bahwa ada beberapa transaksi mencurigakan dari kartu kredit saya, dengan total mencapai Rp132 juta,” ungkap Jeon Hye Bin, dikutip dari keterangan polisi.

Baca Juga :  Modus Gesek Kartu Kredit, Sindikat Pencuri Dompet Aktris Korea Jeon Hye Bin Digulung Polisi

Polisi Bergerak Cepat

Tak tinggal diam, Jeon Hye Bin langsung melapor ke Polsek Ubud pada Kamis sore, 2 Oktober 2025. Laporan itu segera ditindaklanjuti aparat kepolisian.

IPDA Gusti Ngurah Suardita, Kasi Humas Polres Gianyar, menegaskan bahwa petugas sudah bergerak melakukan penyelidikan.
“Kami sedang mengumpulkan bukti dan menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya kartu kredit milik selebriti tersebut,” kata Suardita.

Baca Juga :  Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan wisata di Bali. Peristiwa yang menimpa Jeon Hye Bin sekaligus menjadi peringatan bagi para wisatawan. Saat berlibur di lokasi populer seperti Ubud, wisatawan harus ekstra waspada menjaga barang berharga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi juga mengingatkan agar turis segera melapor jika mengalami kehilangan, supaya aparat bisa cepat menindaklanjuti. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu
Modus Tanya Alamat Berujung Pembacokan, Pelaku Begal Dibekuk
Polisi Ringkus 2 Pelaku Penjual Phishing Tools, Kerugian Tembus Rp350 Miliar
Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar
Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika
Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:53 WIB

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu

Rabu, 22 April 2026 - 19:45 WIB

Modus Tanya Alamat Berujung Pembacokan, Pelaku Begal Dibekuk

Rabu, 22 April 2026 - 19:28 WIB

Polisi Ringkus 2 Pelaku Penjual Phishing Tools, Kerugian Tembus Rp350 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 19:10 WIB

Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar

Rabu, 22 April 2026 - 18:46 WIB

Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika

Berita Terbaru

Ilustrasi, Demokrasi di bawah ancaman. Revisi daftar pemilih yang kontroversial di Benggala Barat mengakibatkan penghapusan masif hak pilih minoritas, memicu tuduhan manipulasi sistemik dan kegagalan algoritma AI dalam mengenali identitas warga tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu

Rabu, 22 Apr 2026 - 19:53 WIB