JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pembenahan terus dilakukan Bidang Humas Polda Metro Jaya di bawah komando Kabid Humas Kombes Pol Bhudi Hermanto. Mereka tancap gas memperkuat strategi komunikasi publik di era digital.
Melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas 2025 bertema “Digitalisasi Humas Menuju Polri Presisi di Era Informasi Cepat”, jajaran Humas kini diarahkan menjadi storyteller cerdas yang mampu menyampaikan pesan Polri secara cepat, menarik, dan terpercaya.
Humas Polri Tak Lagi Kaku, Kini Wajib Adaptif dan Kreatif
Dalam sambutannya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menegaskan, insan Humas Polri tak bisa lagi bekerja dengan pola lama yang kaku dan textbook.
“Dengan demikian, transformasi digital tidak bisa lagi dianggap sebagai pilihan, melainkan sudah menjadi kebutuhan mutlak. Saat ini, informasi melaju dalam hitungan detik. Oleh sebab itu, insan Humas Polri wajib sigap, adaptif, serta mampu mengemas pesan secara cepat namun tetap akurat,” tegas perwira menengah lulusan Akpol 2000 yang dikenal komunikatif dan inspiratif itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bhudi, era digital menuntut Humas Polri menjadi pencerita atau storyteller sejati. Mereka harus bisa membangun narasi menarik dengan penguasaan komunikasi, intonasi, dan word selection yang tepat.
“Insan Humas Polri wajib terus belajar dan berkembang. Mereka harus menguasai vocabulary, memahami ritme komunikasi, serta membangun kepekaan naratif agar pesan Polri tersampaikan kepada publik secara elegan, efektif, dan berkesan,” tegasnya.
Improvisasi Cerdas, Hadirkan “Young Guns” di Rakernis
Menariknya, Rakernis Humas 2025 kali ini tampil beda dan berani! Di bawah arahan Kombes Bhudi, kegiatan tersebut menghadirkan para “young guns” kreatif yang kini menjadi wajah baru komunikasi digital Polri.
Mereka adalah:
- Bimo Putro (Bang Imo) – YouTuber muda dan jurnalis digital Polri di Polda Metro Jaya.
- Wahyu Widodo – Praktisi media dan pengembang konten kreatif.
- Teguh – Pakar visual storytelling dan sinematografi digital.
Kehadiran mereka menjadi simbol perubahan gaya komunikasi Polri menuju era digital yang segar, relevan, dan mudah dicerna publik.
Dalam sesi interaktif, ketiganya berbagi pengalaman membangun narasi kreatif, konten sinematik YouTube, serta cara membangun citra lembaga yang kuat dan positif.
Selain itu, improvisasi ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memperkuat komunikasi publik di dunia digital, selaras dengan program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Improvisasi ini menggambarkan keseriusan Polri memperkuat komunikasi publik di dunia digital. Ini juga seirama dengan program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” ujar Bhudi.
Sosok Bang Imo juga mendapat sorotan khusus dari jurnalis senior Polri, Rio Bembo Setiawan alias Bembo. Ia menilai, kehadiran Imo di Rakernis adalah kejutan fenomenal yang mencerminkan wajah baru Humas Polri.
“Saya kenal Imo dengan baik. Dia jurnalis digital yang visioner tapi kalem. Tidak banyak yang tahu kapasitasnya di dunia media digital. Tapi percayalah, dia punya integritas dan kemampuan kuat,” ungkap Bembo.
Bembo bahkan menyebut, Imo adalah sosok muda yang tekun, berkarakter, dan fokus mengejar target kariernya di dunia jurnalisme digital.
Rakernis 2025 ini menjadi momentum penting bagi Polda Metro Jaya untuk mempertegas arah digitalisasi Humas Polri.
Dengan kombinasi antara profesional senior dan talenta muda kreatif, publik kini bisa melihat wajah baru komunikasi Polri yang lebih terbuka, humanis, dan berdaya saing tinggi di dunia digital. (red)


















