Imbas Video Viral, Pedagang Ikan di Pantai Ngrenehan Diberhentikan

Selasa, 11 November 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Seorang pedagang ikan di Pantai Ngrenehan, Gunungkidul, diberhentikan setelah video viral menudingnya curang. Pelaku ternyata bukan anggota resmi Pokja TPI. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Seorang pedagang ikan di Pantai Ngrenehan, Gunungkidul, diberhentikan setelah video viral menudingnya curang. Pelaku ternyata bukan anggota resmi Pokja TPI. Dok: Istimewa.

GUNUNGKIDUL, POSNEWS.CO.ID Buntut dari video viral yang menuding seorang pedagang ikan di Pantai Ngrenehan tidak jujur, pengelola kawasan mengambil langkah tegas. Akibatnya, pedagang yang terekam dalam video tersebut resmi diberhentikan dan dilarang berjualan di area Pantai Ngrenehan.

Pengelola mengambil keputusan ini dalam rapat tindak lanjut. Selanjutnya, rapat itu mereka gelar di Kantor Balai Kalurahan Kanigoro, Saptosari, pada Selasa (11/11/2025).

Lurah Kanigoro, Suroso, mengonfirmasi keputusan tersebut. “Dari hasil rapat, saya benarkan melalui Ketua Pokja dan atas kesepakatan bersama. Memang, yang bersangkutan diberhentikan dan tidak boleh berjualan lagi di Pantai Ngrenehan,” tegas Suroso.

Baca Juga :  Kiamat Batubara: Nasib Daerah Penghasil Emas Hitam di Era Transisi Energi

Pelaku Bukan Anggota Resmi

Dani Rismawan, Ketua Pokja Pantai Ngrenehan, memimpin rapat tersebut. Ia juga mengungkap fakta penting dari hasil penelusuran mereka.

Dani menjelaskan, ternyata orang dalam video viral itu bukanlah anggota resmi pedagang di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Pantai Ngrenehan.

“Yang bersangkutan hanya bekerja membantu pedagang lain. Jadi, bukan pedagang resmi yang terdaftar di Pokja,” jelas Dani.

Evaluasi dan Perbaikan Pengawasan

Oleh karena itu, Lurah Suroso menambahkan, pihaknya telah memanggil seluruh pengurus Pokja Pantai Ngrenehan. Ia meminta mereka melakukan evaluasi menyeluruh.

Baca Juga :  Viral Undangan BNPB untuk Acara Pribadi, Sekretaris Utama Tegaskan Tanpa Dana Negara

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mengambil langkah ini agar kejadian serupa tidak terulang. Sebab, insiden ini dapat merusak citra pariwisata Gunungkidul.

“Rapat ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan. Khususnya, terhadap seluruh pelaku usaha di kawasan pantai wilayah Kalurahan Saptosari,” ujarnya.

Imbauan untuk Wisatawan

Terkait insiden ini, pihak pengelola mengimbau wisatawan agar lebih waspada. Terutama, saat berkunjung ke Pantai Ngrenehan dan melakukan transaksi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB