Surat Terbuka – Desak Gubernur Dedi Mulyadi Tutup dan Bongkar Sekolah Ilegal di Bogor

Sabtu, 15 November 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogi Pajar Suprayogi mendesak Gubernur Jawa Barat menutup sekolah ilegal di Pamijahan. (Posnews/Ist)

Yogi Pajar Suprayogi mendesak Gubernur Jawa Barat menutup sekolah ilegal di Pamijahan. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID Dunia pendidikan di Jawa Barat kembali diguncang. Salah satunya terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) IDN Boarding School Pamijahan di Kabupaten Bogor diduga ilegal.

Tim Advokat Yogi Pajar Suprayogi & Partners secara resmi melayangkan Surat Terbuka kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menuntut tindakan tegas terhadap maraknya sekolah ilegal di Kabupaten Bogor.

Surat itu diumumkan langsung dari kantor mereka di Jalan Palem, Jakamulya, Bekasi Selatan, Sabtu (15/11/2025).

Desak Gubernur Jabar Turun Tangan

Dalam keterangan resminya, Tim Advokat Yogi Pajar Suprayogi & Partners menegaskan telah mengirimkan Surat Terbuka kepada empat pihak:

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
  • Bupati Bogor Rudi Susmanto
  • KCD Pendidikan Wilayah I Jawa Barat
  • Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor

Poin utama surat tersebut adalah desakan agar pemerintah segera menertibkan, menutup, dan membongkar sekolah ilegal yang masih beroperasi tanpa izin satuan pendidikan.

“Kami meminta Gubernur Jabar hadir menertibkan sekolah ilegal yang nekat beroperasi tanpa izin,” tegas Yogi Pajar Suprayogi, AMd, SE, SH.

SMK IDN Boarding School Pamijahan Dinyatakan Tidak Berizin

Sebagai bagian dari temuannya, Yogi mengungkapkan bahwa SMK IDN Boarding School Pamijahan milik Yayasan Islamic Development Network (IDN) terdeteksi tidak memiliki izin operasional.

Verifikasi kami ke berbagai pihak membuktikan sekolah itu tidak memiliki izin. Karena itu, statusnya ilegal dan wajib dihentikan proses belajar mengajarnya,” tegas Yogi.

Faktanya, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Kabupaten Bogor mengakui tidak pernah menerima usulan pendirian SMK IDN Boarding School Pamijahan, bahkan Ketua Yayasan IDN turut mengakui sekolah tersebut belum berizin.

Negara Diminta Hadir Selamatkan Siswa

Yogi menegaskan bahwa ratusan siswa dan santri SMK IDN Boarding School Pamijahan berpotensi mengalami masalah hukum terkait ijazah dan sertifikat.

“Anak-anak kita bisa terjebak ijazah ilegal. Negara tidak boleh diam,” ujarnya.

Menurut hasil penelusuran, sekolah ilegal itu disinyalir sudah beroperasi sejak 2019, sehingga dinilai mencoreng dunia pendidikan.

Sudah Digugat Perdata dan Pidana

Tim Advokat Yogi Pajar Suprayogi & Partners juga memastikan telah mengajukan dua gugatan terhadap Yayasan IDN:

  1. Gugatan Perdata No 344/Pdt.G/2025/PN Cbi (Perbuatan Melawan Hukum: sekolah tanpa izin)
  2. Gugatan Pidana terkait pendirian satuan pendidikan tanpa izin (masih penyidikan di Polres Bogor)
Baca Juga :  Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi, Orang Tua Siswa Datangi KCD Pendidikan

Awal Mula: DO Siswa dan Terkuaknya Status Ilegal

Kasus ini mencuat setelah seorang siswa kelas XI IDN Pamijahan di-DO secara sepihak. Orang tua kemudian menunjuk Tim Advokat Yogi Pajar Suprayogi & Partners untuk melakukan pendampingan hukum, hingga akhirnya terbongkar bahwa sekolah tersebut belum memiliki izin penyelenggaraan pendidikan.

Dalam mediasi di KCD Pendidikan Wilayah I Cibinong (14 Agustus 2025), pihak dinas bahkan mengaku terkejut mengetahui keberadaan IDN Pamijahan dan Jonggol.

“Negara harus hadir menangani siswa-siswa IDN Pamijahan yang sekolahnya terbukti ilegal,” tegas Yogi.

Meski belum berizin, IDN Boarding School disebut sebagai sekolah elite dengan biaya masuk mencapai Rp40 juta, seperti dipublikasikan dalam blog resminya.Siswa-siswanya juga sering menorehkan prestasi di tingkat internasional.

Yogi menilai promosi sekolah itu berpotensi menyesatkan masyarakatIklan sekolah itu bisa menipu publik,” pungkasnya. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim AS Pertanyakan Larangan Penggunaan Dana Venezuela untuk Pengacara Maduro
Mandat Yaounde: AS Serang WTO Saat Tiongkok Pasang Badan Bela Perdagangan Multilateral
Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah
Front Baru di Laut Merah: Houthi Siaga Blokade Selat Bab al-Mandab
Kasus Noelia Castillo Ramos Ubah Paradigma Eutanasia di Spanyol
Bentrok di Maluku Tenggara Memanas, Wakapolres dan Kasat Reskrim Kena Panah Lerai Massa
Beirut Terbelah: Boikot Kabinet dan Protes Massa Warnai Eskalasi Berdarah
Rezim Toll Booth Hormuz: Iran Legalkan Pungutan Liar

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:56 WIB

Hakim AS Pertanyakan Larangan Penggunaan Dana Venezuela untuk Pengacara Maduro

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:53 WIB

Mandat Yaounde: AS Serang WTO Saat Tiongkok Pasang Badan Bela Perdagangan Multilateral

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:50 WIB

Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:44 WIB

Front Baru di Laut Merah: Houthi Siaga Blokade Selat Bab al-Mandab

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:42 WIB

Kasus Noelia Castillo Ramos Ubah Paradigma Eutanasia di Spanyol

Berita Terbaru

Melumpuhkan jalur alternatif. Kelompok Houthi di Yaman bersiap menyerang Selat Bab al-Mandab guna mendukung Iran, mengancam kehancuran total rantai pasok energi global tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Front Baru di Laut Merah: Houthi Siaga Blokade Selat Bab al-Mandab

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:44 WIB

Keadilan di ujung hayat. Noelia Castillo Ramos mengakhiri perjuangan panjangnya melalui eutanasia, menandai pergeseran besar dalam penerapan hak atas kematian yang bermartabat di Spanyol tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kasus Noelia Castillo Ramos Ubah Paradigma Eutanasia di Spanyol

Jumat, 27 Mar 2026 - 11:42 WIB