POSNEWS – Viral di media sosial, menyebutkan bahwa Taman Daan Mogot, Cengkareng, sering dijadikan lokasi prostitusi sesame jenis (LGBT).
Tindak asusila LGBT di taman yang berlokasi di bantaran kali dekat Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tersebut telah membuat resah warga sekitar.
Pasalnya, semak-semak yang berada di sekitar taman tersebut kerap digunakan untuk praktek mesum pasangan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Budi, salah satu warga sekitar lokasi, mengatakan bahwa aktivitas maksiat tersebut kerap terlihat pada malam hari.
Dia mengaku kerap melihat beberapa orang yang berhenti di area taman yang minim penerangan jalan itu, sekitar pukul 11.00 malam hingga dini hari.
Budi mengaku tak tahu warga mana yang menjajakan diri di lokasi tersebut. Yang jelas, aktivitas mesum tidak dilakukan oleh warga sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, akan melakukan revitalisasi taman Daan Mogot, salah satunya dengan memasang banyak lampu penerangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Pramono mengatakan, Taman Daan Mogot akan menjadi salah satu lokasi prioritas yang akan dibenahi, khususnya dari sisi penerangan.
“Daan Mogot termasuk yang akan kita prioritaskan untuk kita membuat taman itu menjadi lebih terang, terbuka, dan semua orang bisa memanfaatkan itu,” ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Minggu (16/11/2025).
Ia menilai, kondisi taman yang sebelumnya gelap total membuat kawasan itu rawan dijadikan lokasi tindakan negatif.
“Kemarin kan betul-betul kayak gelap gulita lah gitulah. Termasuk Taman Cattleya kan sekarang sudah bagus sekali,” tuturnya.
Untuk itu, Pramono pun menegaskan akan melakukan perbaikan di taman-taman Jakarta yang saat ini minim penerangan hingga terbengkalai.
“Nah, taman-taman seperti itulah yang akan saya kembangkan,” tukas mantan Sekretaris Kabinet RI itu.
Selain fokus pada taman-taman besar, lanjut Pramono, Pemprov DKI juga tengah menghidupkan kembali taman-taman kecil yang berada di lingkungan permukiman.
Revitalisasi dilakukan melalui skema kolaborasi bersama tokoh masyarakat, pihak swasta, maupun perusahaan yang ingin menyumbang lewat program CSR.
“Saya sudah mencanangkan untuk taman-taman yang kecil yang ada di apa? di penduduk itu dihidupkan dan diperbolehkan melakukan kerja sama dengan apakah dengan tokoh masyarakat setempat yang mempunyai kelebihan rezeki atau dengan CSR dari satu perusahaan dan sebagainya,” ucapnya.
Diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Barat telah mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat aktivitas prostitusi sesama jenis di Taman Daan Mogot, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (14/11/2025) malam.
Pengamanan ini merupakan bagian dari kegiatan penertiban, monitoring, dan pengawasan terhadap pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.
Khususnya pada Pasal 42 yang melarang perbuatan asusila dan penggunaan lokasi sebagai tempat prostitusi. (*)





















