Tahun Baru 2026 di Jakarta, Pramono Anung Pilih Doa Bersama Tanpa Kembang Api

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mematangkan konsep perayaan malam Tahun Baru 2026 di Ibu Kota pada kesederhanaan, refleksi, dan nilai kebersamaan, bukan kemewahan.

Sejak awal, Pramono menegaskan Jakarta akan menyambut pergantian tahun secara sederhana, tanpa pesta mewah dan kemeriahan berlebihan.

Lebih lanjut, Pramono menolak konsep perayaan glamor. Ia menegaskan tidak ingin malam Tahun Baru dipenuhi acara hura-hura yang menghamburkan anggaran.

“Yang paling utama, tidak ada kemeriahan berlebihan. Tidak ada yang mewah-mewah,” tegas Pramono kepada wartawan, Jumat (19/12/2025).

Selain itu, Pramono memastikan keputusan resmi segera diambil. Ia juga menilai pesta kembang api tidak lagi relevan untuk Jakarta sebagai wajah ibu kota di mata dunia.

“Kembang api tidak perlu. Cukup pakai drone. Jakarta akan dilihat negara lain,” ujarnya lugas.

Meski sederhana, Pemprov DKI memastikan perayaan tetap berlangsung. Namun, konsepnya diarahkan pada kesederhanaan, refleksi, dan nilai kebersamaan, bukan kemewahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pramono menambahkan, keputusan final format perayaan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Pemprov DKI Tegas Dukung Larangan Thrifting, Jakarta Siap Tertibkan Pedagang Nakal

“Senin besok saya putuskan bentuk penyambutan Tahun Baru,” katanya.

Di sisi lain, suasana duka akibat bencana di Pulau Sumatra turut memengaruhi konsep acara. Karena itu, malam pergantian tahun di Jakarta akan diisi agenda doa bersama.

“Kami siapkan ruang khusus untuk merenung dan berdoa, terutama atas musibah di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” pungkas Pramono.

Antisipasi Nataru, Pemprov DKI Siapkan 7 Terminal

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat mengantisipasi lonjakan penumpang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah menyiapkan tujuh terminal, termasuk empat terminal utama.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut empat terminal utama siap menopang arus mudik Nataru.

“Empat terminal utama itu Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok,” kata Syafrin di Terminal Pulo Gebang, Jumat (19/12/2025).

Tak hanya itu, Dishub DKI juga menyiapkan tiga terminal bantuan jika lonjakan penumpang melebihi kapasitas.

“Tiga terminal bantuan yaitu Muara Angke, Grogol, dan Lebak Bulus,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Inflasi Pangan, Pemprov DKI Jakarta Impor 7.500 Sapi Hidup

Sejalan dengan itu, Gubernur Pramono memprediksi puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025. Ia memperkirakan sekitar 5.000 penumpang akan meninggalkan Jakarta setiap hari melalui Terminal Pulo Gebang.

“Besok diprediksi jadi salah satu puncak. Penumpang bisa hampir 5.000 orang per hari, naik hampir 100 persen,” ungkapnya.

Adapun puncak arus balik ke Jakarta diperkirakan berlangsung pada Minggu, 4 Januari 2026. Pada momentum itu, Jakarta kembali membuka diri bagi pendatang.

“Puncak arus balik diperkirakan 4 Januari,” imbuh Pramono.

Untuk menjamin keselamatan, seluruh sopir bus wajib menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Pemeriksaan meliputi tes darah, urin, hingga kondisi fisik pengemudi.

“Semua sopir, utama maupun cadangan, wajib diperiksa demi keselamatan penumpang,” tegasnya.

Selain itu, Dishub DKI telah menggelar ramp check kendaraan sejak 19 November 2025 hingga 5 Januari 2026 di seluruh terminal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan armada laik jalan selama arus mudik dan balik Nataru.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB