Fakta Baru Bom SMAN 72, Polisi: Bahan Dibeli Online, Diledakkan dari Luar Masjid Pakai Remote

Jumat, 21 November 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami bagaimana bisa pelaku meledakkan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari pemeriksaan mengungkap fakta terkait bahan peledak yang dirakit anak berkonflik dengan hukum (ABH) sebelum meledak di SMAN 72 Jakarta.

Penyelidikan mengarah kuat bahwa bahan untuk membuat bom itu dibeli secara online dan dikirim langsung ke rumah pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan bahwa paket bahan bom tersebut diterima oleh orangtua pelaku.

“Iya seperti itu. Diduga dibeli online. Orangtuanya yang menerima paket,” kata Budi, Jumat (21/11/2025).

Pelaku berdalih bahwa paket tersebut berisi perlengkapan untuk kebutuhan ekstrakurikuler sekolah, sehingga keluarga tidak menaruh curiga sedikit pun.

Baca Juga :  Modus Leasing, 8 Begal Gasak Motor di Cipinang Cempedak, Korban Terseret ke Jalan

“Jadi barang-barang paket itu dianggap untuk ekskul. Tidak ada kecurigaan dari keluarga,” ucap Budi.

Ledakan mengguncang Masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025, saat khotbah Salat Jumat berlangsung. Total 96 orang menjadi korban, termasuk luka ringan hingga berat.

Bom Dikendalikan Remote, Pelaku Tak Berada di Masjid

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menjelaskan bahwa bom yang meledak di masjid dikendalikan menggunakan remote control, bukan timer.

Dari temuan di TKP, polisi mengidentifikasi:

  • Power: 4 baterai AAAA
  • Initiator: electric match
  • Explosive: mengandung potassium chloride
  • Casing: jeriken plastik 1 liter
  • Strap mill: potongan paku sebagai serpihan

“Switching-nya pakai receiver yang dikendalikan dengan remote. Remote tidak ditemukan di dalam masjid,” ujar Henik.

Baca Juga :  Bajing Loncat Nekat di Siang Bolong, Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi di Koja

Kombinasi baterai dan receiver menunjukkan daya 6 volt, cocok dengan rangkaian bom aktif.

Henik menegaskan, pelaku tidak berada di dalam masjid saat bom diledakkan.

Temuan Bom di Taman Baca dan Bank Sampah

Polisi juga menemukan dua bom lain di area sekitar sekolah:

1. Taman Baca

  • Bom dengan casing kaleng minuman
  • Dilengkapi sumbu bakar
  • Ditemukan satu remote di dekatnya

2. Bank Sampah

  • Temuan sisa bahan dan serpihan bom lainnya

Analisis lengkap menunjukkan pola yang sama: pelaku memanfaatkan remote untuk meledakkan bom, sementara dirinya berada di area berbeda saat aksi terjadi.

“Remote kami temukan di Taman Baca. Dari situ kami simpulkan pelaku meledakkan bom dari luar masjid,” tegas Henik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB