Trump Tampak Tertidur di Rapat Kabinet, Gedung Putih Membantah Keras

Sabtu, 6 Desember 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Donald Trump selama ini gemar mengejek pendahulunya, Joe Biden, dengan julukan “Sleepy Joe”. Namun, ironi besar justru terjadi di Gedung Putih pada Selasa (02/12/2025).

Sang Presiden yang kini berusia 79 tahun itu tampak berjuang keras menahan kantuk di depan kamera. Berulang kali, mata Trump terlihat tertutup rapat saat para menteri kabinetnya berbicara.

Momen canggung ini terjadi saat tim utamanya sedang bergantian memuji kepemimpinannya. Seketika, insiden ini memicu kembali perdebatan sengit mengenai kondisi kesehatan presiden tertua yang pernah terpilih dalam sejarah Amerika Serikat tersebut.

Gedung Putih: “Beliau Menyimak dengan Seksama”

Spekulasi liar langsung menyebar di media sosial. Merespons hal itu, Gedung Putih mengeluarkan bantahan yang sangat tegas.

Sekretaris Pers Karoline Leavitt menolak anggapan bahwa bosnya sedang tidur siang. “Presiden Trump mendengarkan dengan penuh perhatian dan menjalankan seluruh rapat kabinet maraton selama tiga jam,” ujar Leavitt dalam pernyataannya, Rabu.

Leavitt justru menyoroti momen di akhir rapat. Menurutnya, Trump memberikan jawaban yang “luar biasa” dan epik saat membahas isu imigran Somalia. Hal itu, klaim Leavitt, menjadi bukti ketajaman pikiran sang presiden.

Baca Juga :  Polisi Buru Penjual Senpi Ilegal Penembak Pengacara di Tanah Abang

Mata Terpejam Saat Rubio Bicara

Meskipun ada bantahan resmi, rekaman video menunjukkan cerita berbeda. Trump terlihat memejamkan mata selama beberapa detik pada satu waktu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, ia tampak melakukannya tepat saat Menteri Luar Negeri Marco Rubio berbicara di sebelahnya. Padahal, Rubio sedang memuji Trump sebagai “satu-satunya pemimpin di dunia” yang bisa mengakhiri perang Ukraina.

Kejadian serupa sebenarnya bukan yang pertama kali. Bulan lalu, Trump juga tampak menutup mata dalam sebuah acara di Ruang Oval. Akibatnya, fokus publik terhadap stamina fisik Trump semakin tajam menjelang ulang tahunnya yang ke-80 pada Juni nanti.

“Saya Lebih Tajam dari 25 Tahun Lalu”

Sebelum rapat dimulai, Trump sempat menepis keraguan wartawan dengan gaya khasnya. Ia menyebut pertanyaan soal kesehatannya sebagai hal gila.

“Saya akan memberi tahu kalian jika ada yang salah,” tantang Trump. Bahkan, ia mengklaim dirinya lulus tes kesehatan kognitif dengan nilai sempurna. “Saat ini saya pikir saya lebih tajam daripada saya 25 tahun lalu,” tambahnya percaya diri.

Baca Juga :  Kapolri Pasang Badan, Wacana Polri di Bawah Kementerian Mentah

Namun, laporan media berkata lain. New York Times baru-baru ini menyoroti bahwa Trump telah mengurangi jadwal acara publik dan perjalanan domestiknya secara drastis dibandingkan masa jabatan pertamanya.

Sindiran “Sleepy Joe” Berbalik Arah

Tentu saja, momen ini menjadi santapan empuk bagi para kritikus. Pembawa acara talkshow Jimmy Kimmel langsung menayangkan rekaman tersebut di stasiun TV nasional.

“Katakan lagi pada kami siapa yang ‘Sleepy Joe’, ya?” sindir Kimmel tajam.

Di sisi lain, aktivitas media sosial Trump juga menjadi sorotan. Akun Truth Social miliknya memposting lebih dari 160 pesan antara Senin malam dan Selasa pagi. Lantas, netizen bertanya-tanya apakah “banjir postingan” larut malam itu yang membuat sang presiden kelelahan di siang hari.

Pada akhirnya, transparansi kesehatan tetap menjadi isu sensitif. Dokter resmi Gedung Putih menyatakan Trump dalam kondisi jantung yang “sangat baik”. Akan tetapi, publik masih menuntut kejelasan lebih lanjut mengingat beratnya beban kerja seorang pemimpin negara adidaya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghadapi Antibiotic Resistance: Pandemi Senyap yang Mengancam Peradaban Medis
Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif
Pezeshkian Serukan Persatuan Iran di Tengah Krisis dan Tekanan Nuklir
Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland
Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang
Polisi Bongkar Rumah Produksi Ganja dari Bibit Dark Web di Jagakarsa, 5,9 Kg Disita
CCTV Rekam Pencurian di Hotel Bintang Lima Sudirman, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:04 WIB

Menghadapi Antibiotic Resistance: Pandemi Senyap yang Mengancam Peradaban Medis

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:00 WIB

Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:56 WIB

Pezeshkian Serukan Persatuan Iran di Tengah Krisis dan Tekanan Nuklir

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54 WIB

Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:49 WIB

Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Berita Terbaru

Visi yang berseberangan. Pertemuan tertutup antara Donald Trump dan Benjamin Netanyahu berakhir tanpa kesepakatan konkret mengenai strategi menghadapi Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif

Kamis, 12 Feb 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi, Dominasi tak terbendung. Manchester City mengamankan kemenangan beruntun ke-20 atas Fulham, memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen sementara Erling Haaland ditarik keluar akibat kelelahan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:49 WIB