Polisi Buru Penjual Senpi Ilegal Penembak Pengacara di Tanah Abang

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku penembakan pengacara di Tanah Abang, HD (37), saat dibekuk Tim Jatanras Polda Metro Jaya dan digiring ke mobil polisi. (PMJ)

Pelaku penembakan pengacara di Tanah Abang, HD (37), saat dibekuk Tim Jatanras Polda Metro Jaya dan digiring ke mobil polisi. (PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Polda Metro Jaya terus mengusut kasus penembakan pengacara WA (34) di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi kini fokus memburu penjual senjata api ilegal yang digunakan HD (37).

β€œPenyidik masih mendalami asal senjata api itu. Kasus ini akan diusut tuntas,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (31/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Ade Ary mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak semena-mena dan selalu mengedepankan hukum dalam menyelesaikan konflik. Menurutnya, keamanan adalah tanggung jawab bersama.

β€œKita hidup berdampingan. Hak dan kewajiban harus dijaga bersama. Jangan sampai masalah pribadi berujung pelanggaran hukum. Keamanan itu kita wujudkan bareng-bareng,” tandasnya.

Dari pengakuan HD, ia mengaku emosi karena merasa wilayah penjagaannya diintimidasi oleh korban dan rekan-rekannya. Akibatnya, konflik panas pun meletus dan HD nekat menarik pelatuk senpi ilegal yang kini masih dilacak asal-usulnya.

Baca Juga :  KKB Bakar Sekolah di Pegunungan Bintang, Anak-anak Papua Trauma

Polda Metro menegaskan tak hanya pelaku penembakan yang akan diproses, namun juga pemasok senjata api ilegal yang menjadi ancaman serius bagi keamanan ibu kota.

Kronologi Kerusuhan

Peristiwa bermula pada Selasa (28/10/2025) pagi, ketika sekitar 100 orang memaksa masuk ke lahan kosong milik ahli waris almarhumah Nyai Jasinta, di Jalan KH Mas Mansur, depan Green Wood, Tanah Abang.

Di lokasi itu, sudah ada tujuh orang penjaga dari kelompok pelaku. Karena kalah jumlah, pagar besi yang mengunci area tersebut didorong massa hingga jebol. Mereka pun berhasil menerobos masuk.

Baca Juga :  Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf

Menurut laporan yang diterima polisi, kejadian ini terkait sengketa lahan antara ahli waris Nyai Jasinta dengan PT Greenwood Sejahtera Tbk, pemegang sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

PT Greenwood sebelumnya telah melayangkan surat somasi kepada kelompok terlapor agar segera mengosongkan tanah dan mencabut papan nama bertuliskan β€œTanah Ini Milik Nyai Jasinta Alm.” Namun somasi tersebut diabaikan.

Saat pengacara WA datang ke lokasi bersama timnya untuk menindaklanjuti perkara sengketa itu, terjadi adu mulut dengan kelompok penjaga. Ketegangan memuncak hingga HD melepaskan tembakan yang mengenai tubuh WA.

Korban kemudian dilarikan ke RS Polri Kramat Jati dan menjalani perawatan intensif akibat luka tembak di bagian badan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli
Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak
Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga
Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor
WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah
Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:42 WIB

Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:28 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Berita Terbaru

Sony mengembangkan handheld PS6 Project Canis dengan AI PSSR 3.0 dan APU AMD 3nm. Simak rincian bocoran spesifikasi teknisnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Kembangkan Handheld PS6 Project Canis Berteknologi AI

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:00 WIB

Final Fantasy VII Revelation membutuhkan storage 200 GB saat rilis. Simak penjelasan Square Enix dan rincian konten DLC terbarunya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Final Fantasy VII Revelation Minta Storage 200 GB

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:00 WIB