Kemendagri Periksa Bupati Aceh Selatan, Umrah Saat Bencana – Terancam Sanksi Berat

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. (Posnews/Kemendagri)

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. (Posnews/Kemendagri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Masyarakat Aceh masih membutuhkan bantuan pasca bencana alam yang terjadi. Selain itu, ratusan jumlah korban masih hilang belum ditemukan hingga kini.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirim tim Inspektur Khusus untuk memeriksa Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang kedapatan berangkat umrah saat wilayahnya masih diterjang bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menilai dugaan pelanggaran disiplin kepala daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, memastikan pemeriksaan sudah berjalan.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tingkatkan Kasus Narkotika AKBP Didik Putra Kuncoro ke Penyidikan

“Kemendagri sudah menurunkan inspektur khusus ke sana untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya di kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Selanjutnya, Bima menegaskan Kemendagri bisa menjatuhkan sanksi bila Mirwan terbukti melanggar aturan.

“Tentu sangat mungkin adanya sanksi yang diberikan Kemendagri apabila ditemukan pelanggaran,” tuturnya.

Kemendagri juga menyayangkan sikap Mirwan yang memilih meninggalkan daerah saat Aceh Selatan baru saja dilanda banjir besar.

Meski air disebut mulai surut, status tanggap darurat masih berlaku, sehingga kehadiran pemimpin di lapangan tetap menjadi kebutuhan utama.

Baca Juga :  Kemendagri Minta Pemda Gerak Cepat Kendalikan Harga Pangan di Daerah

“Situasinya hari ini masih tanggap darurat. Walaupun air sudah surut, pemimpin harus tetap ada untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” tegas Bima.

Sebelumnya, Mirwan menjadi sorotan publik setelah foto dirinya dan keluarga beribadah umrah beredar luas di media sosial.

Foto tersebut pertama kali diunggah pihak travel, memicu kritik karena dilakukan saat daerahnya menghadapi bencana. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan
Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang
Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali
Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
Ledakan Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Terluka dan 20 Ruko Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali

Berita Terbaru

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB