Mayat Wanita Terikat Ditemukan di Bawah Angkot Bogor, Polisi Bongkar Kronologi Lengkap

Minggu, 7 Desember 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Lagi, penemuan mayat wanita tanpa identitas di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggegerkan warga setempat.

Jasad korban ditemukan tergeletak di bawah angkot biru saat hujan deras mengguyur lokasi. Kejadian itu langsung viral dan memicu berbagai dugaan di media sosial.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu saksi bernama Hendra sedang melintas menuju Pasar Griya Bukit Jaya dengan sepeda motor.

Saksi melihat seseorang tengkurap di pinggir jalan, tepat di samping angkot yang sedang terparkir. Setelah dicek, ternyata orang itu sudah meninggal,” ujar Aulia, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga :  Warga Kalibaru Bongkar Open Donasi Ilegal Bermodus Bantuan Korban Puting Beliung

Setelah memastikan kondisi korban, saksi langsung melapor ke Ketua RT. Laporan itu kemudian diteruskan ke polisi. Tak lama, aparat datang ke lokasi dan melakukan identifikasi awal.

Video Viral di Medsos

Video penemuan mayat ini menyebar luas di X dan Instagram. Dalam rekaman 23 detik itu tampak jasad wanita dewasa tergeletak di bawah angkot, bajunya basah, dan situasi sekitar diguyur hujan deras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasi yang beredar menyebutkan korban ditemukan dengan tangan terikat. Namun polisi menegaskan hal itu masih diverifikasi, karena kondisi tubuh korban sedang diperiksa lebih detail.

Baca Juga :  Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Insanul Fahmi Besok, Uji Perdamaian Kasus Penipuan

Identitas Masih Misteri

Identitas korban hingga kini belum terungkap. Tim Inafis Polres Bogor bersama Unit Reskrim Polsek Gunung Putri telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi tambahan, dan mengambil rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi. Pemeriksaan forensik dilakukan untuk memastikan apakah ada tanda kekerasan, pengikatan, atau seretan tubuh seperti yang ramai dibicarakan warganet.

Polisi masih mendalami semua kemungkinan terkait penyebab kematian wanita tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:30 WIB

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terbaru

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB

Ilustrasi, Ekonomi Gig menjanjikan kebebasan

INTERNASIONAL

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:00 WIB

Melawan logika dominasi. Ekofeminisme mengungkap bahwa pemulihan bumi mustahil tercapai tanpa meruntuhkan struktur patriarki yang mengeksploitasi perempuan dan alam secara bersamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:30 WIB