Ayah Bupati Bekasi Ikut Diciduk KPK, OTT Bekasi Diduga Terkait Suap Proyek

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk ayah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, HM Kunang, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Penyidik langsung menggiring Haji Kunang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan HM Kunang termasuk tujuh orang yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.
“Benar, ayah Bupati Bekasi ikut diamankan,” ujar Budi, Jumat (19/12).

KPK sebelumnya menangkap 10 orang dalam OTT Bekasi. Namun, setelah pemeriksaan awal, penyidik hanya membawa tujuh orang ke Jakarta untuk pendalaman perkara.

Hingga kini, KPK belum membuka konstruksi kasus maupun nama tersangka. Penyidik masih menggelar ekspose perkara untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru melalui konferensi pers pada Jumat sore.

Diduga Suap Proyek

OTT Bekasi diduga kuat berkaitan dengan praktik suap proyek. Penyidik KPK kini menelusuri aliran dana serta pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga :  KPK Fasilitasi 52 Tahanan Korupsi Salat Idul Adha dan Kunjungan Keluarga

“Dugaan sementara terkait suap proyek di Bekasi dan masih kami dalami,” kata Budi.

KPK juga membuka kemungkinan adanya lebih dari satu klaster tindak pidana korupsi dalam perkara ini.

Budi menegaskan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, termasuk tujuh orang yang kini diperiksa intensif di Gedung Merah Putih KPK.

“Tujuh orang kami bawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB