Balita Tewas Terseret Gorong-gorong di Jakbar, Ditemukan 5 Km dari Lokasi

Kamis, 9 April 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pencarian korban balita di saluran air kawasan Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Petugas gabungan melakukan pencarian korban balita di saluran air kawasan Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa memilukan mengguncang warga Srengseng, Kembangan. Seorang balita berusia 3 tahun 11 bulan ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saluran air saat hujan deras.

Korban bernama Muhammad Haadi Khairul Haafizhi dilaporkan hilang pada Rabu (8/4/2026) siang. Tim gabungan akhirnya menemukan jasad korban keesokan harinya setelah pencarian intensif hampir 19 jam.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Flamboyan, Srengseng.

Saat itu, korban bermain hujan bersama teman-temannya. Namun nahas, korban terpeleset dan jatuh ke dalam gorong-gorong terbuka.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

“Korban langsung terseret arus saluran air,” jelas Yohan, Kamis (9/4/2026).

Ditemukan 5 Kilometer dari Titik Awal

Setelah laporan diterima, tim gabungan langsung menyisir aliran drainase. Proses pencarian berlangsung tanpa henti hingga malam.

Selanjutnya, pada Kamis pagi pukul 08.35 WIB, tim menemukan korban di kawasan pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jarak penemuan mencapai sekitar 5 kilometer dari lokasi awal. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Basarnas, Disgulkarmat, Satpol PP, hingga TNI-Polri dan relawan.

Baca Juga :  BPBD DKI Catat 12 RT dan 17 Jalan Terendam Banjir Jakarta, Warga Diminta Waspada

Berkat kerja cepat tim, proses evakuasi akhirnya rampung setelah korban berhasil ditemukan.

Peringatan Keras untuk Orang Tua

Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat. BPBD DKI Jakarta meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat hujan deras.

Selain itu, warga diminta menjauhkan anak-anak dari saluran air terbuka yang berpotensi membahayakan.

Dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi, risiko kecelakaan serupa bisa meningkat jika tidak diantisipasi sejak dini.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika
Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang
Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai
Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:46 WIB

Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Rabu, 22 April 2026 - 15:52 WIB

Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor

Berita Terbaru