JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir masih mengepung Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 125 rukun tetangga (RT) dan 14 ruas jalan masih tergenang banjir hingga Jumat (23/1/2026) pukul 07.00 WIB.
Genangan terjadi merata di empat wilayah Jakarta dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyebut, wilayah terdampak terparah berada di Jakarta Selatan dengan 55 RT tergenang. Disusul Jakarta Barat 38 RT, Jakarta Timur 30 RT, dan Jakarta Utara 2 RT.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang,” ujar Yohan dalam keterangan resminya.
Ketinggian air bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga 150 sentimeter. BPBD menegaskan banjir dipicu curah hujan tinggi yang diperparah luapan Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, dan Kali Ciliwung.
Akses Warga Lumpuh
Tak hanya merendam permukiman, banjir juga melumpuhkan akses warga. Sebanyak 14 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur terendam air dengan ketinggian 10 hingga 65 sentimeter.
Sejumlah ruas vital terdampak, seperti Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13, Jalan Strategi Raya, Basoka Raya di Joglo, hingga Jalan Kebon Pala II di Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampak banjir kian meluas. BPBD mencatat 387 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi penampungan sementara. Jakarta Pusat menjadi wilayah pengungsian terbanyak dengan 225 jiwa, disusul Jakarta Barat 93 jiwa dan Jakarta Timur 69 jiwa.
Menanggapi kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta langsung bergerak cepat. BPBD DKI Jakarta menerjunkan petugas untuk memantau genangan di setiap wilayah serta berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Gulkarmat.
“Petugas melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi optimal agar banjir cepat surut,” jelas Yohan.
Selain penanganan teknis, BPBD bersama lurah dan camat setempat juga menyiapkan kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari logistik hingga layanan darurat. BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat, seiring menurunnya intensitas hujan.
Di sisi lain, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada. Warga diminta menghindari wilayah rawan banjir dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.
“Kami mengimbau warga tetap berhati-hati. Dalam keadaan darurat, segera hubungi 112. Layanan ini gratis dan siaga 24 jam,” tegas Yohan.
Hingga kini, BPBD DKI Jakarta masih terus memperbarui data banjir dan memastikan penanganan berjalan di seluruh titik terdampak.
Wilayah Terdampak Banjir
Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Jakarta. Jakarta Barat mencatat 38 RT tergenang, tersebar di Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan dan Utara, Sukabumi Utara, Kembangan Selatan, Meruya Selatan, hingga Kota Bambu Selatan.
Ketinggian air di wilayah ini berkisar 30 hingga 150 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke serta Kali Pesanggrahan.
Sementara itu, Jakarta Selatan menjadi wilayah terparah dengan 55 RT terdampak banjir. Genangan terjadi di Pondok Labu, Petogogan, Cipulir, Pondok Pinang, Pela Mampang, Duren Tiga, Cilandak Timur, Pejaten Timur, hingga Ulujami.
Tinggi air bervariasi antara 20 hingga 90 sentimeter, akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung.
Di Jakarta Timur, banjir merendam 30 RT yang tersebar di Rawa Terate, Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cipinang Melayu, dan Makasar.
Ketinggian air mencapai 30 hingga 100 sentimeter, dipicu hujan lebat dan luapan Kali Ciliwung serta Kali PHB Sulaiman.
Adapun Jakarta Utara mencatat 2 RT tergenang di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
Ratusan Warga Mengungsi
Banjir memaksa warga mengungsi ke sejumlah titik aman. Di Jakarta Barat, pengungsian berada di Masjid Jami Al Khaeer, Kedaung Kali Angke, dan Aula Rusunawa KS Tubun, Kota Bambu Selatan.
Di Jakarta Pusat, warga terdampak mengungsi di RPTRA Segas RW 06, RPTRA Intiland RW 07, Aula Masjid Muhajirin, PAUD Nusantara, hingga Pos RW 02 di Karet Tengsin.
Sementara di Jakarta Timur, pengungsi terpusat di Masjid Al Muqorrobin, Kelurahan Cipinang Melayu.
14 Ruas Jalan Terendam
Selain permukiman, banjir juga menggenangi 14 ruas jalan di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur.
Sejumlah ruas terdampak antara lain Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13, Jalan Strategi Raya, Basoka Raya Joglo, Jalan Pulo Raya Petogogan, hingga Jalan Kebon Pala II di Jakarta Timur.
Ketinggian air di jalan bervariasi antara 10 hingga 65 sentimeter, sehingga mengganggu arus lalu lintas. (red)
Editor : Hadwan




















