Remisi Lebaran 2026: 155.908 Warga Binaan Pengurangan Hukuman, Ribuan Langsung Bebas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga binaan di lapas menerima remisi Idulfitri dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan sebagian langsung bebas pada Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Warga binaan di lapas menerima remisi Idulfitri dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan sebagian langsung bebas pada Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kado Lebaran dari negara! 155.908 warga binaan dapat remisi, ribuan langsung bebas.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menggelontorkan Remisi Khusus Idulfitri 1447 H kepada ratusan ribu warga binaan sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku.

155 Ribu Lebih Warga Binaan Terima Remisi

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan total penerima remisi mencapai 155.908 orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rinciannya:

  • 154.785 narapidana
  • 1.123 anak binaan

Langkah ini menjadi bukti nyata negara memberi kesempatan kedua bagi mereka yang menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pidana.

Baca Juga :  Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Ribuan Langsung Bebas di Hari Raya

Dari total tersebut, 153.642 narapidana menerima RK I (pengurangan masa tahanan), sementara 1.143 orang langsung bebas (RK II).

Selain itu:

  • 1.104 anak binaan mendapat PMP Khusus I
  • 19 anak binaan langsung bebas (PMP II)

Artinya, ribuan orang langsung menghirup udara bebas tepat di momen Lebaran.

Apresiasi Perubahan, Dorong Reintegrasi Sosial

Mashudi menegaskan, remisi ini bukan sekadar pengurangan hukuman, melainkan penghargaan bagi warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan.

Baca Juga :  Korban Bullying Nekat Bawa Bom Rakitan ke Sekolah, Ini Kata Menteri HAM

“Momentum ini kami harapkan memotivasi mereka untuk terus memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya berdampak sosial, kebijakan ini juga menghemat anggaran negara secara signifikan.

Pemerintah mencatat potensi penghematan mencapai Rp109,26 miliar, terutama dari efisiensi kebutuhan makan warga binaan.

Kesimpulannya, remisi Lebaran 2026 bukan hanya soal pengurangan hukuman—ini strategi besar negara untuk rehabilitasi, reintegrasi, sekaligus efisiensi anggaran. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian Sutrimo, Ekshumasi Cari Jejak Zat dari Buih di Mulut dan Hidung
Pengawasan WNA Diperketat, Ditjen Imigrasi Catat 10.911 Tindakan Keimigrasian
Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla
Modus Kereta Api Kargo Terbongkar, 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tanjung Priok
Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK
Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Misteri Kematian Sutrimo, Ekshumasi Cari Jejak Zat dari Buih di Mulut dan Hidung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Modus Kereta Api Kargo Terbongkar, 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tanjung Priok

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran

Berita Terbaru

Aeon Co mengakui bahwa staf lapangan sempat mengizinkan karyawan masuk kembali ke mal yang terdampak gempa di Kumamoto. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Aeon Akui Izinkan Karyawan Masuk Kembali ke Mal Terdampak

Kamis, 13 Agu 2026 - 06:00 WIB