BMKG Gelar Modifikasi Cuaca Lebaran 2026, Hujan Ekstrem Ditekan hingga 50 Persen

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat operasi modifikasi cuaca milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika saat menyemai awan untuk mengendalikan hujan ekstrem di Indonesia selama Lebaran 2026. (Posnews/BNPB)

Pesawat operasi modifikasi cuaca milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika saat menyemai awan untuk mengendalikan hujan ekstrem di Indonesia selama Lebaran 2026. (Posnews/BNPB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tancap gas. Operasi modifikasi cuaca digelar demi redam hujan ekstrem dan cegah karhutla saat Lebaran 2026.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika langsung bergerak cepat mengantisipasi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan operasi modifikasi cuaca sudah berjalan di sejumlah wilayah strategis Pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, BMKG memfokuskan operasi di:

  • Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur

Langkah ini diambil untuk menekan risiko hujan ekstrem yang bisa memicu banjir dan mengganggu arus mudik Lebaran.

Baca Juga :  Zahaby Gholy Beberkan Persiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia 2025

Situasional, Tapi Efektif Pangkas Hujan Hingga 50 Persen

BMKG menegaskan, operasi ini bersifat fleksibel alias situasional. Artinya, modifikasi cuaca langsung digelar saat potensi hujan ekstrem terdeteksi.

โ€œJika hujan ekstrem berpotensi terjadi, kami turunkan intensitasnya hingga 20โ€“50 persen,โ€ tegas Faisal.

Dengan strategi ini, dampak hujan diharapkan tidak meluas dan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Riau Jadi Fokus Tambahan, Hujan Justru Ditambah

Menariknya, BMKG tak hanya mengurangi hujanโ€”tapi juga menambahnya di wilayah rawan kebakaran.

Di Riau, operasi modifikasi cuaca difokuskan untuk meningkatkan curah hujan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG juga mengungkap fakta mengejutkan: musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Sepatu Hak Tinggi: Dari Simbol Maskulinitas Persia ke Ikon Feminin

Akibatnya, Indonesia berpotensi menghadapi kekeringan, karhutla, hingga gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi sejak dini.

Dampak Lebih Luas: Pangan hingga Kesehatan Terancam

Selain cuaca ekstrem, kondisi ini juga berdampak pada ketahanan pangan nasional. Karena itu, BMKG mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan sejak sekarang.

Kesimpulannya, BMKG tak tinggal diam menghadapi ancaman cuaca ekstrem Lebaran 2026.

Dari menekan hujan di Jawa hingga menambah hujan di Riau, strategi ini jadi kunci menjaga keselamatan masyarakat dan stabilitas nasional. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka
Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Berita Terbaru

Serangan drone Rusia menewaskan 15 orang di pusat perbelanjaan Kryvyi Rih, kampung halaman Zelenskyy, yang berjanji memberikan respons tegas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:10 WIB

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni. (Posnews/Bareskrim)

HUKRIM

Karhutla Menggila, Polri Tetapkan 72 Tersangka di 9 Polda

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:58 WIB

Petugas mengevakuasi warga terdampak gempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/BNPB)

NASIONAL

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:39 WIB

Amerika Serikat memberlakukan tarif 50 persen atas produk Kanada senilai $20 miliar, memicu balasan langsung dari Ottawa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:00 WIB

Tabrakan maut di jalan raya A66, Inggris timur laut, menewaskan tujuh orang termasuk dua petugas polisi setelah aksi kejar-kejaran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Maut di Inggris Utara Tewaskan Tujuh Orang

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:30 WIB