Bentrok di Maluku Tenggara Memanas, Wakapolres dan Kasat Reskrim Kena Panah Lerai Massa

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Maluku Tenggara Kompol Djufri Jawa mengelamai luka terkena panah. (Posnews/Ist)

Wakapolres Maluku Tenggara Kompol Djufri Jawa mengelamai luka terkena panah. (Posnews/Ist)

MALUKU TENGGARA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Bentrokan dua kelompok pemuda pecah di Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Maluku Tenggara, Jumat (27/3/2026) dini hari.

Insiden berdarah ini langsung memanas hingga melukai aparat kepolisian yang turun tangan meredam situasi.

Wakapolres Maluku Tenggara, Kompol Djufri Jawa dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara, AKP Barry Talabessy terkena panah saat berupaya melerai bentrokan. Selain itu, tiga warga juga mengalami luka-luka akibat serangan brutal menggunakan batu dan busur panah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Maluku Tenggara, Ipda Wandi Puasa, mengungkapkan bahwa bentrokan terjadi sekitar pukul 02.00 WIT.

Baca Juga :  Trump Beri Ultimatum 48 Jam, Iran Ancam Balas Infrastruktur Regional

Saat itu, dua kelompok pemuda saling serang secara terbuka menggunakan batu dan panah, sehingga situasi ะฑั‹ัั‚ั€ะพ berubah mencekam.

Selanjutnya, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi.

Djufri Jawa dan Barry Talabessy bahkan berada di garis depan untuk membubarkan massa. Namun, di tengah upaya tersebut, keduanya justru menjadi korban serangan.

Djufri terkena anak panah di bagian lengan kanan, sementara Barry tertembus panah di lutut kiri. Meski terluka, keduanya tetap berupaya mengendalikan massa hingga situasi berangsur kondusif.

Baca Juga :  Polisi Amankan 3 Pelaku Bentrokan Menteng, 15 Orang Diperiksa

Peristiwa ini menambah daftar panjang bentrokan antar pemuda di wilayah Maluku yang kerap dipicu konflik sosial dan kesalahpahaman.

Polisi kini meningkatkan pengamanan di lokasi serta memburu pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Aparat juga akan mendalami penyebab bentrokan serta menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Dengan kejadian ini, polisi menegaskan komitmennya menjaga keamanan wilayah sekaligus mencegah konflik meluas yang berpotensi mengganggu stabilitas di Maluku Tenggara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabu Rp650 Ribu Jadi Petunjuk, Pemasok Revaldo Diburu
Narkoba Rp693 Juta dari Inggris Disamarkan Jadi Permen, Bareskrim Tangkap AJE
Geger! Jasad Pria Ditemukan Hangus di Tempat Limbah Kayu Tambun
Curanmor Berujung Mencekam, Maling Motor Depok Kabur Sambil Lepas Tembakan
Gempa NTT M7,7: Korban Tewas Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka
Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck
Celurit Berhamburan di Jonggol, Tawuran Pelajar Berujung Maut
Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Sabu Rp650 Ribu Jadi Petunjuk, Pemasok Revaldo Diburu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Narkoba Rp693 Juta dari Inggris Disamarkan Jadi Permen, Bareskrim Tangkap AJE

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Geger! Jasad Pria Ditemukan Hangus di Tempat Limbah Kayu Tambun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Curanmor Berujung Mencekam, Maling Motor Depok Kabur Sambil Lepas Tembakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Gempa NTT M7,7: Korban Tewas Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

Berita Terbaru

Aktor Revaldo Fifaldi. (Posnews/YouTube)

HUKRIM

Sabu Rp650 Ribu Jadi Petunjuk, Pemasok Revaldo Diburu

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:54 WIB