Narkoba Rp693 Juta dari Inggris Disamarkan Jadi Permen, Bareskrim Tangkap AJE

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri mengamankan barang bukti permen gummy mengandung THC dari Inggris. (Posnews/Bareskrim)

Bareskrim Polri mengamankan barang bukti permen gummy mengandung THC dari Inggris. (Posnews/Bareskrim)

MALANG, POSNEWS.CO.ID — Jangan mudah percaya pada kemasan. Bareskrim Polri membongkar paket kiriman dari Inggris yang ternyata berisi narkotika jenis delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) dalam bentuk permen.

Pengungkapan berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur, setelah petugas Bea Cukai mencurigai paket yang masuk dari Inggris.

Polisi kemudian melakukan pengawasan hingga barang tersebut tiba di tangan penerima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pria berinisial AJE akhirnya ditangkap setelah mengambil paket di sebuah rumah kos di Kecamatan Lowokwaru.

Berawal dari Paket Kiriman Inggris

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan kasus tersebut terungkap setelah Bea Cukai Pasar Baru menemukan paket mencurigakan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan. Hasil laboratorium memastikan isi paket mengandung THC, narkotika golongan I.

“Tim Subdit III Dittipidnarkoba mendapatkan informasi dari Bea Cukai Pasar Baru terkait adanya paket yang mencurigakan yang dikirim dari Inggris ke Indonesia,” kata Eko, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga :  Bentrokan Suku di Wamena Mematikan, 13 Orang Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Alih-alih langsung menghentikan paket, polisi melakukan controlled delivery. Paket dibiarkan bergerak menuju alamat penerima untuk mengungkap siapa yang berada di balik pengiriman tersebut.

Permen Jadi Kedok Narkotika

Strategi penyamaran tersebut cukup mengejutkan. Narkotika dikemas menyerupai produk makanan.

Petugas menemukan tiga bungkus permen merek AI. Setiap bungkus berisi 10 permen yang mengandung THC.

Tidak berhenti di situ. Polisi juga menyita 12 potong cokelat LSD yang diduga mengandung THC.

Dari pengungkapan tersebut, total barang bukti THC mencapai 231 gram bruto.

AJE kemudian diamankan. Dalam pemeriksaan awal, dia mengakui paket tersebut miliknya dan menyebut barang dipesan melalui sebuah situs web.

Narkoba Senilai Rp693 Juta Gagal Beredar

Bareskrim memperkirakan nilai ekonomis barang haram tersebut mencapai Rp693 juta apabila berhasil diedarkan.

Polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, yakni:

  • Tiga bungkus permen mengandung THC.
  • 12 potong cokelat yang diduga mengandung THC.
  • Satu iPhone 14 Pro.
  • Satu laptop HP Omen.

Menurut polisi, barang bukti tersebut diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 115 orang dari penyalahgunaan narkotika.

Waspada Produk Makanan dari Sumber Tak Jelas

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat. Modus penyelundupan narkotika semakin beragam dan dapat memanfaatkan bentuk yang tampak biasa.

Baca Juga :  Antrean Panjang, Polres Karawang Buka-Tutup Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek

Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati ketika membeli makanan, permen, cokelat, atau produk lain dari sumber yang tidak jelas, terutama melalui situs atau jalur distribusi yang tidak resmi.

Jangan hanya melihat kemasan. Periksa legalitas, asal produk, label, serta penjualnya.

Sebab, di balik tampilan seperti makanan ringan, bisa saja tersembunyi barang yang membahayakan kesehatan dan berurusan dengan hukum.

Polisi Bongkar Jaringan di Baliknya

Penangkapan AJE belum menjadi akhir penyelidikan. Polisi masih perlu mendalami bagaimana proses pemesanan berlangsung dan apakah terdapat pihak lain yang terlibat.

Pengungkapan ini penting karena 231 gram THC bukan sekadar barang kiriman biasa. Jika lolos dan beredar, dampaknya bisa jauh lebih luas.

Bareskrim pun terus menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang memanfaatkan pengiriman internasional untuk memasukkan narkotika ke Indonesia.

Paketnya kecil, tetapi ancamannya besar. Bareskrim berhasil memutus satu jalur sebelum narkotika menyebar.

Kini, masyarakat perlu semakin waspada terhadap modus baru yang menyamarkan narkoba di balik kemasan makanan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB