BMKG Prediksi Hujan Lebat Jabodetabek 23–24 Februari 2026, Warga Diminta Waspada

Senin, 23 Februari 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara motor mengenakan jas hujan saat melintas di tengah hujan di kawasan Jakarta dan sekitarnya.
(Posnews/Ist)

Pengendara motor mengenakan jas hujan saat melintas di tengah hujan di kawasan Jakarta dan sekitarnya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – BMKG menetapkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat di Jabodetabek pada 23–24 Februari 2026 dan meminta warga waspada genangan serta kenaikan debit sungai.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Senin–Selasa, 23–24 Februari 2026.

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat akan mengguyur sejumlah wilayah dan berpotensi memicu dampak hidrometeorologi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengacu pada rilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG, pada Senin (23/2/2026) BMKG menetapkan status waspada untuk Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

Baca Juga :  Timnas Indonesia vs Lebanon: Ujian Serius Garuda Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Selanjutnya pada Selasa (24/2/2026), BMKG kembali menetapkan status waspada di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

BMKG menegaskan hujan lebat berpotensi memicu genangan air, meningkatkan debit sungai, serta mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah dengan sistem drainase buruk dan daerah rawan banjir.

Meski BMKG tidak menetapkan status siaga atau awas, BMKG tetap mengingatkan warga agar tidak mengabaikan potensi hujan deras yang bisa turun secara lokal dalam durasi singkat, terutama pada sore hingga malam hari saat pembentukan awan hujan meningkat.

Baca Juga :  Rampok Toko Emas Pasar Pucung Dibekuk Warga, Wajah Pelaku Babak Belur

Pada periode yang sama, BMKG memastikan tidak mengeluarkan peringatan dini angin kencang di Jabodetabek. Namun, BMKG menekankan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat.

Melalui peringatan ini, BMKG mendorong pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di kawasan rawan banjir.

BMKG juga mengimbau warga memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, media sosial, dan layanan Call Center 196 untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di Jabodetabek awal pekan ini. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silmy Karim Diduga Terima Rp100 Juta per Minggu, KPK Bongkar Kode ‘Malaikat’
Dipecat dari Polri, Bripka Dedy Kini Jalani Pemeriksaan Kasus Narkoba di Bareskrim
Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3
Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel
Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri
Selain Motor Listrik, Kejagung Temukan Mark Up Sepatu – Tablet dan TV Program MBG
Kurir Sabu 510 Gram Ditangkap di Pasar Rebo, Polisi Kejar Bandar dan Penerima
Pesawat Militer AS Tetap Pasok Peralatan Karantina Ebola

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:13 WIB

Silmy Karim Diduga Terima Rp100 Juta per Minggu, KPK Bongkar Kode ‘Malaikat’

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dipecat dari Polri, Bripka Dedy Kini Jalani Pemeriksaan Kasus Narkoba di Bareskrim

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:07 WIB

Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:03 WIB

Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Berita Terbaru

Penertiban birokrasi federal. Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mempermudah pemecatan 8.000 pegawai federal senior bergaji tinggi demi efisiensi kerja. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:03 WIB