JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Jabodetabek perlu menyiapkan diri menghadapi cuaca yang cukup terik pada Jumat (4/9/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi didominasi cerah hingga berawan.
Sejak pagi, langit umumnya cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang dan sore, tutupan awan dapat meningkat. Namun, kondisi tersebut tidak berarti hujan akan turun merata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bogor menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian. Hujan ringan berpotensi muncul secara lokal, terutama saat siang hingga sore.
Karena itu, warga yang bepergian atau bekerja di luar ruangan sebaiknya tidak mengabaikan perubahan langit.
Prakiraan BMKG terbaru juga menunjukkan kondisi awal September masih cenderung panas dan kering, meski hujan lokal tetap dapat terjadi di sejumlah daerah.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk menjaga asupan cairan dan melindungi tubuh dari paparan matahari langsung.
Suhu Bisa Menembus 36 Derajat
Suhu udara Jabodetabek diperkirakan cukup tinggi. Data prakiraan terbaru BMKG menunjukkan sejumlah wilayah dapat mencapai sekitar 35–36 derajat Celsius.
Kabupaten dan Kota Bogor berada pada kisaran sekitar 24–36 derajat Celsius, sedangkan beberapa wilayah Jabodetabek lainnya juga berpotensi mengalami suhu maksimum sekitar 35–36 derajat Celsius.
Prakiraan per kecamatan menunjukkan, misalnya, sejumlah wilayah Kabupaten Bogor dapat mencapai 35–36 derajat Celsius.
Kondisi tersebut patut diwaspadai karena aktivitas di bawah terik matahari dalam waktu lama dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Angin Kencang Perlu Diwaspadai
Selain panas, masyarakat juga perlu memperhatikan potensi angin kencang.
BMKG memasukkan Jawa Barat dalam wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang pada 4 September.
Karena Bogor dan Bekasi berada di kawasan Jabodetabek yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat, warga sebaiknya lebih berhati-hati ketika berada di dekat pohon besar, papan reklame, bangunan sementara, atau benda yang mudah tertiup angin.
Sementara itu, angin permukaan secara umum diprakirakan bergerak dari timur laut hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5–30 kilometer per jam.
Warga Bogor Jangan Lupa Payung
Bagi warga Bogor, membawa payung atau jas hujan tetap menjadi pilihan bijak. Hujan lokal bisa datang setelah cuaca panas, sehingga perubahan kondisi langit perlu terus dipantau.
Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun mendadak. Jalan yang licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor. **
Editor : Hadwan














