Cekcok Berujung Maut, Sri Lestari Dibunuh lalu Dibakar di Demak

Jumat, 4 September 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembunuhan Wanita di Demak Terungkap, Pelaku Ternyata Residivis

Pembunuhan Wanita di Demak Terungkap, Pelaku Ternyata Residivis

DEMAK, POSNEWS.CO.ID – Malam yang seharusnya menjadi perjalanan pulang berubah menjadi akhir tragis bagi Sri Lestari (42).

Perempuan asal Grobogan itu ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di sebuah pos ronda di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Polisi kini telah menangkap pria berinisial BI (53) yang diduga kuat sebagai pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan kasus ini sekaligus membuka fakta memilukan tentang korban yang selama ini bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Jasad Sri ditemukan di pos ronda Dukuh Wareng, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Demak, pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat itu, warga melihat kobaran api di pos ronda dan segera berusaha memadamkannya.

Awalnya, identitas korban belum diketahui. Keluarga kemudian datang setelah mendapat informasi tentang penemuan jasad tersebut. Hasil pemeriksaan DNA akhirnya memastikan korban adalah Sri Lestari.

Adik korban, Sanuri, mengaku terpukul saat mengetahui kakaknya menjadi korban pembunuhan.

Keluarga pun menyerahkan proses hukum kepada polisi. Namun, mereka berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Sri Bekerja untuk Anak

Di balik kasus sadis tersebut, Sri ternyata memiliki perjuangan hidup yang tidak ringan.

Perempuan berstatus cerai hidup itu tinggal di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca 30 April 2026: Jabodetabek Hujan, Sejumlah Kota Besar Waspada Cuaca Ekstrem

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Sri bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus berjualan kopi di sekitar Terminal Mangkang, Semarang.

Karena pekerjaannya, Sri jarang pulang ke rumah.Β Meski begitu, komunikasi dengan keluarga tetap terjaga melalui telepon dan WhatsApp.

Sri juga diketahui memiliki seorang anak dan rutin mengirimkan uang untuk kebutuhan sekolah serta kehidupan sehari-hari anaknya.

Kini, rutinitas sederhana itu terhenti secara tragis.

Berawal dari Perjalanan Pulang

Polisi mengungkap, Sri dan BI telah menjalin hubungan asmara selama beberapa tahun.

Pada Senin (31/8) sekitar pukul 21.00 WIB, BI menjemput Sri setelah korban selesai berjualan. Keduanya kemudian berboncengan menuju rumah Sri di Geyer, Grobogan.

Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi pertengkaran.

Di tengah perjalanan, Sri meminta BI mengantarnya ke rumah mantan suaminya di Solo. Tujuannya untuk meminta uang bagi pengobatan anaknya.

BI menolak permintaan tersebut. Keduanya kemudian terlibat cekcok. Polisi menduga ada faktor kecemburuan, tetapi penyidik belum menyatakan hal itu sebagai motif pasti.

Cekcok Berujung Maut

Sekitar pukul 02.00 WIB pada Selasa (1/9), keduanya berhenti di sebuah pos ronda di tepi Jalan Raya Purwodadi-Semarang.

Pertengkaran kembali pecah.

Menurut keterangan polisi, Sri mengeluarkan perkataan yang membuat BI sakit hati. Tersangka kemudian mengambil palu yang disimpan di balik jok sepeda motornya.

Baca Juga :  Dua Pencuri Mobil L300 Ditembak Polisi, Melawan dengan Senjata Tajam

Palu tersebut kemudian digunakan untuk memukul kepala korban sekitar tiga kali.

Setelah korban tidak berdaya, BI diduga membakar jasad Sri menggunakan bahan bakar jenis Pertalite yang dibawanya.

Polisi menduga pembakaran dilakukan untuk mengaburkan atau mempersulit proses identifikasi, meski penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Tindakan tersebut membuat warga sekitar geger. Seorang warga melihat kobaran api di pos ronda dan bersama warga lain berusaha memadamkannya.

Pelaku Kabur, Polisi Bergerak

Setelah kasus terungkap, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah bersama Resmob Satreskrim Polres Demak melakukan penyelidikan.

Petunjuk demi petunjuk akhirnya mengarah kepada BI.

Tim gabungan kemudian menangkap BI di tempat persembunyiannya di kawasan Mangkang, Kota Semarang, pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 01.15 WIB.

Dalam pemeriksaan awal, BI mengakui perbuatannya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pakaian korban yang terbakar, dua sandal slop hitam, telepon seluler tersangka, palu, sepeda motor, serta pakaian yang dikenakan tersangka saat kejadian.

Bukan Kasus Pertama

Kasus ini semakin mengejutkan karena BI ternyata bukan kali pertama berhadapan dengan perkara pembunuhan.

Polisi menyebut BI merupakan residivis kasus pembunuhan di Pati pada 2004. Fakta tersebut kini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk motif dan kronologi secara lengkap. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tagih Utang Rp20 Juta, Pria di Mesuji Ditembak hingga Luka di Dada
Eks Perawat Culik Bayi di RS Sundari Medan, 2 Perempuan Jadi Tersangka
Baku Tembak di Yahukimo, 4 Anggota KKB Tewas dan 6 Orang Diamankan
Gunung Sinabung Makin Aktif, 615 Warga Kuta Tengah Mengungsi
Wanita dalam Kardus di Bandung Dibunuh, Pelaku Ditangkap di Banten
Kejar-kejaran di Tol Tomang, Sindikat Pencuri 14 Pikap Dibongkar Polda Banten
Mayat Wanita dalam Kardus di Bandung, Polisi Periksa CCTV
WN Nigeria Sempat Kabur di Ubud, Ternyata Overstay 379 Hari

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:13 WIB

Cekcok Berujung Maut, Sri Lestari Dibunuh lalu Dibakar di Demak

Kamis, 3 September 2026 - 08:36 WIB

Tagih Utang Rp20 Juta, Pria di Mesuji Ditembak hingga Luka di Dada

Kamis, 3 September 2026 - 06:34 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Sundari Medan, 2 Perempuan Jadi Tersangka

Rabu, 2 September 2026 - 16:36 WIB

Baku Tembak di Yahukimo, 4 Anggota KKB Tewas dan 6 Orang Diamankan

Rabu, 2 September 2026 - 09:09 WIB

Gunung Sinabung Makin Aktif, 615 Warga Kuta Tengah Mengungsi

Berita Terbaru

Bareskrim Telusuri Dana Rp1,8 Triliun Indosterling, Aset Rp84 Miliar Disita

HUKRIM

TPPU Indosterling P-21, Bareskrim Sita Aset Rp84 Miliar

Jumat, 4 Sep 2026 - 06:29 WIB

amsung resmi rilis Neo WindFree Lite di Indonesia, AC dengan teknologi WindFree Cooling, AI hemat energi hingga 52%, dan harga mulai Rp6,1 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Rilis Neo WindFree Lite, AC dengan Teknologi WindFree

Jumat, 4 Sep 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Jumat 4 September 2026 dengan potensi suhu panas dan hujan lokal di Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

BMKG Prediksi Jabodetabek Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat

Jumat, 4 Sep 2026 - 05:57 WIB