JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Langit Jakarta diprediksi masih bersahabat pada Kamis (3/9/2026).
Warga Ibu Kota dapat menjalankan aktivitas sejak pagi, tetapi terik matahari tetap perlu diantisipasi, terutama saat siang hari.
Berdasarkan pembaruan prakiraan BMKG, kondisi cuaca Jakarta pada Kamis akan didominasi cerah hingga cerah berawan pada pagi hari, kemudian sebagian wilayah berubah menjadi berawan pada siang hingga malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perubahan tutupan awan tersebut membuat warga tetap perlu memantau perkembangan cuaca sebelum bepergian.
BMKG juga memperbarui prakiraan secara berkala karena kondisi atmosfer dapat berubah dengan cepat.
Jakarta Timur Berpotensi Paling Panas
Suhu udara diprakirakan berada di kisaran 25–35 derajat Celsius. Jakarta Timur menjadi wilayah yang berpotensi merasakan suhu paling tinggi, mencapai sekitar 35 derajat Celsius.
Sementara itu, kawasan Jakarta Selatan juga diprakirakan cukup panas dengan suhu maksimum sekitar 34 derajat Celsius.
Jakarta Barat dapat mencapai 33 derajat Celsius, sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara berada di kisaran maksimum 31–32 derajat Celsius.
Kondisi tersebut membuat paparan panas pada siang hari perlu menjadi perhatian, khususnya bagi pekerja lapangan, pengemudi, pedagang kaki lima, serta warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Rincian Prakiraan Cuaca Jakarta
Berikut gambaran prakiraan cuaca DKI Jakarta pada Kamis (3/9/2026):
- Kepulauan Seribu: cerah, sekitar 28°C.
- Jakarta Pusat: cerah, suhu sekitar 26–32°C.
- Jakarta Utara: cerah, suhu sekitar 26–31°C.
- Jakarta Barat: cerah, suhu sekitar 26–33°C.
- Jakarta Selatan: cerah, suhu sekitar 25–34°C.
- Jakarta Timur: cerah, suhu sekitar 25–35°C.
Prakiraan pada tingkat kawasan dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer.
Sebagai pembanding, BMKG memperkirakan wilayah Tanjung Priok berada dalam kondisi cerah pada pagi hari dengan suhu sekitar 26°C dan kelembapan 80 persen pada pembaruan dini hari.
Siang Hari Jadi Waktu yang Perlu Diwaspadai
Meski tidak ada indikasi hujan merata di seluruh Jakarta, panas tetap dapat terasa menyengat. Karena itu, warga sebaiknya tidak menunggu haus untuk minum.
Perbanyak asupan air putih, gunakan pelindung seperti topi atau payung, serta pilih pakaian yang ringan dan nyaman.
Bagi warga yang bekerja di bawah matahari, beristirahat secara berkala di tempat teduh juga penting.
Selain itu, pengendara sepeda motor perlu memperhatikan kondisi tubuh. Dehidrasi dan paparan panas berkepanjangan dapat menurunkan konsentrasi saat berkendara.
Cuaca Cerah Bukan Berarti Bebas Risiko
Cuaca cerah memang memberikan ruang lebih nyaman untuk beraktivitas. Namun, kondisi tersebut tidak berarti masyarakat boleh mengabaikan perubahan cuaca.
BMKG mencatat September 2026 secara umum masih didominasi wilayah dengan curah hujan kategori rendah.
Sekitar 75,05 persen wilayah Indonesia diprediksi berada pada kategori curah hujan rendah selama September.
Meski demikian, kondisi lokal tetap dapat berbeda dan hujan masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah.
Karena itu, masyarakat sebaiknya menjadikan informasi cuaca sebagai bagian dari persiapan harian.
Jakarta boleh cerah, aktivitas boleh padat, tetapi tubuh tetap harus dijaga. Sedikit lebih disiplin minum air, beristirahat, dan memantau prakiraan cuaca bisa membuat perjalanan dan pekerjaan berlangsung lebih aman. **
Editor : Hadwan














