JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Â Masyarakat sebaiknya waspada saat hendak membeli obat-obatan. Pastikan obat tersebut dibeli ditempat toko obat terpercaya, jangan terkecoh dengan harga obat lebih murah.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI membongkar peredaran ribuan obat ilegal berbahaya, termasuk obat kuat pria yang dijual tanpa izin edar di Jakarta Barat.Â
Dalam penggerebekan itu, petugas menangkap pelaku berinisial MU, yang diketahui sudah beraksi selama empat tahun.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengungkapkan, operasi gabungan dilakukan pada 30 Oktober 2025 di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Gudang milik pelaku disulap menjadi tempat penyimpanan dan distribusi obat-obatan ilegal yang beroperasi secara diam-diam.
“Dalam penindakan di DKI Jakarta, PPNS BBPOM bersama penyidik Polda Metro Jaya berhasil mengungkap gudang obat ilegal yang telah beroperasi selama empat tahun,” tegas Taruna, Kamis (13/11/2025).
Dari hasil penyelidikan, MU mampu menjual hingga 70 paket obat terlarang per hari, dengan keuntungan sekitar Rp1,1 juta tiap transaksi. Kini, pelaku telah ditahan di Polda Metro Jaya, sementara penyidik terus menelusuri jaringannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kasus ini kami kembangkan bersama Polda Metro Jaya. Pelaku diduga memiliki grup WhatsApp untuk distribusi obat ilegal ini,” ujar Taruna.
Pemasok Obat DPO
Taruna menambahkan, MU mengaku memperoleh pasokan obat dari seseorang yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Namun, ia diduga belum sepenuhnya jujur dalam memberikan keterangan.
“Pelaku menutupi identitas pemasoknya. Kalau dia terus menutupi, bisa dijerat pasal tambahan. Kami duga barang-barang ini didapat dari jalur ilegal, bahkan mungkin impor gelap,” jelasnya.
Selain mengamankan ribuan obat kuat dan produk stamina tanpa izin edar, BPOM mencatat lima operasi besar lainnya sepanjang 2025, seluruhnya kini masuk proses hukum.
“Dua kasus obat sudah tahap dua, dua kasus kosmetik dalam pemberkasan, dan satu kasus sediaan farmasi masih disidik,” ungkap Taruna.
Sementara itu, Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dan Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas BPOM.
“Kami siap memperkuat sinergi untuk memberantas peredaran obat ilegal yang membahayakan keselamatan masyarakat,” tegas Indrawienny.
BPOM menegaskan, operasi ini adalah bukti nyata perang terhadap obat berbahaya yang merusak tubuh dan mengancam generasi bangsa. (red)


















