Putri Kim Jong Un Pamer Kemampuan Menembak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pewaris

Pewaris "Garis Darah Paektu". Korea Utara merilis foto langka Ju Ae yang sedang berlatih menembak, memperkuat indikasi bahwa ia sedang dipersiapkan sebagai penerus takhta kepemimpinan Kim Jong Un. Dok: AFP.

PYONGYANG, POSNEWS.CO.ID – Korea Utara kembali mengirimkan pesan kuat mengenai masa depan kepemimpinannya. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) merilis foto langka yang memperlihatkan Ju Ae, putri Kim Jong Un, sedang beraksi di lapangan tembak.

Dalam foto tersebut, Ju Ae tampak serius mengintip melalui teropong bidik senapan runduk. Jari telunjuknya berada tepat di atas pelatuk, sementara asap terlihat mengepul dari laras senjata. Penampilan publik ini muncul tepat setelah ia mendampingi ayahnya dalam parade militer besar minggu ini.

Simbolisme Jaket Kulit dan Pelatihan Militer

Gaya busana Ju Ae dalam foto tersebut kembali menarik perhatian publik internasional. Ia mengenakan jaket kulit hitam yang serupa dengan pakaian ikonik Kim Jong Un saat menghadiri acara politik besar.

Selain itu, penggunaan atribut ini melambangkan legitimasi kekuasaan dan otoritas yang kuat. Pakar urusan Korea Utara, Yang Moo-jin, menilai foto ini sebagai bukti konkret dari pelatihan suksesi. “Pemerintah ingin menunjukkan kemampuan Ju Ae dalam menangani senjata api,” ujar Yang kepada AFP. Oleh karena itu, publikasi ini menyiratkan bahwa Ju Ae memang sedang menerima pelatihan intensif sebagai calon pemimpin masa depan negara bersenjata nuklir tersebut.

Promosi Kim Yo Jong dan Soliditas Partai

Bersamaan dengan rilis foto tersebut, KCNA juga melaporkan perubahan struktur organisasi di internal partai. Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un yang sangat berpengaruh, kini resmi menjabat sebagai kepala departemen urusan umum partai.

Analis mendeskripsikan peran baru ini memiliki bobot yang setara dengan sekretaris jenderal partai. Selanjutnya, penunjukan ini dipandang sebagai upaya untuk menempatkan sosok yang paling tepercaya dalam posisi administratif kunci. Meskipun Kim Jong Un tetap memegang pusat kendali, penguatan peran anggota keluarga inti di pos strategis menunjukkan upaya konsolidasi Dinasti Kim. Langkah ini memastikan stabilitas transisi kekuasaan tetap terjaga di tengah tekanan eksternal.

Baca Juga :  PM Inggris Tuntut Trump Minta Maaf Atas Komentar Pasukan Afghanistan

Laporan Intelijen: Proses Penunjukan Telah Dimulai

Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan awal bulan ini telah menyimpulkan bahwa Pyongyang tampaknya telah memulai proses formal penetapan Ju Ae. Sejak muncul pertama kali pada tahun 2022 dalam peluncuran rudal balistik, frekuensi kemunculan Ju Ae terus meningkat pesat.

Alhasil, citra “Garis Darah Paektu” kini melekat erat pada sosok remaja tersebut. Rezim Pyongyang berupaya membangun loyalitas militer dan rakyat terhadap generasi pemimpin berikutnya sebelum kongres partai mendatang. Dengan demikian, pamer kemampuan menembak ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan pernyataan politik mengenai kesiapan Ju Ae untuk memimpin pertahanan nasional di masa depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Berita Terbaru

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB