Cegah SOTR dan Kemacetan Ramadhan, Polda Metro Jaya Patroli Gabungan Setiap Hari

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polda Metro Jaya melakukan patroli gabungan di jalan protokol Jakarta untuk mencegah aksi sahur on the road selama Ramadhan. (Posnews/Ist)

Petugas Polda Metro Jaya melakukan patroli gabungan di jalan protokol Jakarta untuk mencegah aksi sahur on the road selama Ramadhan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya memastikan bakal menggencarkan patroli selama Ramadhan 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk mencegah aksi sahur on the road (SOTR) yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menegaskan patroli tidak hanya melibatkan polisi lalu lintas. Pihaknya menurunkan tim gabungan lintas satuan agar pengawasan berjalan maksimal.

“Patroli SOTR dilakukan setiap hari oleh tim gabungan. Semua fungsi terlibat, mulai dari lantas, reskrim, intel, samapta, brimob hingga binmas,” ujar Robby, Kamis (19/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Titik Rawan SOTR Dipetakan, Pengawasan Bersifat Dinamis

Selanjutnya, Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah titik yang kerap menjadi jalur SOTR. Meski demikian, pengawasan dilakukan secara acak dan dinamis agar seluruh wilayah terjangkau.

Robby menjelaskan, Biro Operasional akan mengatur pola patroli terpadu tersebut. Karena itu, lokasi penjagaan tidak menetap di satu titik.

Baca Juga :  Tips Membeli Motor Listrik agar Baterai Awet dan Performa Maksimal

“Setiap hari lokasinya berpindah. Kami pastikan seluruh wilayah terpantau,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi tawuran, balap liar, hingga konvoi yang membahayakan pengguna jalan lain selama Ramadhan.

Polisi Siaga di Titik Rawan Macet dan Lokasi Bazar Takjil

Selain mengantisipasi SOTR, Polda Metro Jaya juga memetakan titik keramaian yang berpotensi memicu kemacetan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

Menurut Robby, area bazar Ramadhan dan sentra penjualan takjil kerap menyebabkan perlambatan arus kendaraan.

“Kami sudah petakan titik-titik takjil, termasuk Benhil dan beberapa lokasi lain. Di sana personel akan kami tempatkan untuk mengatur lalu lintas,” jelasnya.

Petugas lalu lintas disiagakan untuk menjaga kelancaran arus dan mencegah penumpukan kendaraan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Terjun ke Kampung Pulo, Bantu Warga Bersihkan Sisa Banjir

Pola Lalu Lintas Berubah, Pagi Mundur Sore Lebih Cepat Padat

Lebih lanjut, polisi memprediksi pola pergerakan kendaraan selama Ramadhan mengalami perubahan. Kebijakan work from anywhere (WFA) dan jam masuk kantor yang lebih siang diperkirakan menggeser jam sibuk pagi hari.

“Arus pagi kemungkinan bergeser ke pukul 09.00–10.00 WIB,” ungkap Robby.

Sebaliknya, lonjakan kendaraan justru diprediksi terjadi lebih awal pada sore hari. Banyak warga memilih berbuka puasa bersama keluarga di luar rumah.

“Mulai pukul 14.00–15.00 WIB arus kendaraan bisa meningkat, terutama yang mengarah ke Bekasi dan wilayah selatan Jakarta,” tambahnya.

Karena itu, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tetap tertib berlalu lintas dan menghindari konvoi atau aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum selama bulan suci. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru