Cemburu Buta, Pria Kendari Aniaya Mantan Pacar hingga Pura-Pura Pingsan

Selasa, 18 November 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

KENDARI, POSNEWS.CO.ID — Cemburu buta itu-lah yang terjadi terhadap pemuda ini. Ia nekad melakukan apa saja terhadap mantan kekasihnya. Aksi brutal ini mengguncang Kota Kendari.

Seorang pria berinisial AW (28) nekat mencekik hingga membanting mantan pacarnya sendiri, IN (26), di pinggir Jalan H. Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden sadis yang terjadi Senin (17/11/2025) sekitar pukul 04.00 Wita itu langsung menggegerkan warga.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau menegaskan bahwa pihaknya sudah mengamankan pelaku.

Baca Juga :  Begal Bersenjata di Gununggeulis Bogor Digagalkan Sekuriti, Dua Pelaku Ditangkap

“Iya, pelaku sudah diamankan. Pelaku dibawa teman korban,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Menurut dia, kejadian bermula saat korban hendak pulang ke indekos. Namun, tiba-tiba pelaku muncul dan langsung menyerang korban.

“Pelaku langsung mencekik dan membanting korban. Korban sempat berpura-pura pingsan,” jelasnya.

Selanjutnya, karena mengira korban tak sadarkan diri, pelaku melarikan diri dari lokasi. Korban kemudian diselamatkan warga dan melapor ke polisi.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku kalap karena cemburu. Ia masih berharap bisa kembali menjalin hubungan dengan korban. Namun, rasa sakit hati muncul setelah mengetahui korban dekat dengan pria lain.

Baca Juga :  Industri Halal Indonesia Makin Moncer, Kemendag Bidik Pasar Afrika dan Amerika

“Korban dan pelaku ini mantan pacar. Pelaku masih ingin balikan, tapi korban sudah berjalan dengan laki-laki lain. Makanya pelaku cemburu dan sakit hati,” ungkap Malau.

Polisi kini terus mendalami motif, memeriksa sejumlah saksi, dan memastikan korban mendapat perlindungan serta penanganan medis. Investigasi lanjutan masih berlangsung. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Diserang Saat Duduk di Motor, ASN di Ilaga Dievakuasi Pisau Masih Tertancap
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 06:00 WIB

Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang

Senin, 2 November 2026 - 19:49 WIB

Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Berita Terbaru

Polisi Israel membebaskan tersangka dugaan suap pemilih. Keputusan ini memukul telak manuver Partai Likud pimpinan Netanyahu yang berusaha menolak hasil pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:11 WIB

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

INTERNASIONAL

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB

Gencatan senjata lokal 6 hari di Oleshky Kherson berakhir. 167 warga sipil berhasil dievakuasi lewat rute transit Belarus usai mediasi Melania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:30 WIB

Gelombang penembakan massal melanda pusat hiburan malam AS saat libur Halloween. Sedikitnya 8 orang tewas di Dallas, Birmingham, Arkansas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:30 WIB