UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

POSNEWS.CO.ID, MANAMA – Penasihat Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Anwar Gargash menyampaikan harapan besarnya terhadap terobosan diplomasi pimpinan Qatar.

Ia berharap proses mediasi tersebut sanggup mencegah gelombang baru konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Teluk.

Gargash menyampaikan hal tersebut pada forum keamanan tahunan Manama Dialogue yang berlangsung di Manama, ibu kota Bahrain, pada Minggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perang Iran yang berawal dari serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu telah mengubah konstelasi keamanan kawasan dan dunia.

Anwar Gargash menegaskan bahwa solusi militer hanya akan memperumit situasi rumit dan tidak menyajikan jalan keluar yang cepat.

Namun demikian, ia mengakui bahwa posisi politik Amerika Serikat dan Iran masih berseberangan sangat jauh saat ini.

Perundingan Di Qatar Dan Kesiapan Iran Terhadap Opsi Diplomasi Maupun Pertahanan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi bahwa tim negosiator Iran berada di Qatar untuk mendiskusikan pembukaan Selat Hormuz.

Baca Juga :  Trump Ajak Jepang Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Ia menjelaskan bahwa Iran tidak menggelar pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat dalam proses diplomasi di Doha tersebut.

Abbas Araghchi menegaskan bahwa hasil akhir perundingan sangat bergantung pada jawaban resmi Amerika Serikat atas pertanyaan-pertanyaan Iran.

Iran berharap Amerika Serikat lebih memilih jalur diplomasi ketimbang opsi konfrontasi militer lainnya untuk menyelesaikan krisis.

Araghchi menyatakan bahwa Iran siap meladeni skenario pertahanan maupun diplomasi tergantung pada rasionalitas yang ditunjukkan oleh Washington.

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty turut memperingatkan bahwa gelombang konflik kedua akan jauh lebih berbahaya dan merusak.

Negara-Negara Teluk Memperkuat Sistem Pertahanan Nasional Di Tengah Isu Koordinasi GCC

Pemerintah Uni Emirat Arab dan negara-negara Teluk mengaku tetap bersiap menghadapi segala kemungkinan buruk terjadinya eskalasi militer.

Baca Juga :  10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Sebelum gencatan senjata pada April lalu, UEA menghadapi lebih dari 3.000 serangan drone dan rudal balistik dari Iran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani menyoroti pola serangan berkelanjutan Iran terhadap infrastruktur vital.

Iran meluncurkan 500 drone dan 200 rudal balistik ke Bahrain yang menghantam pangkalan armada laut AS hingga fasilitas desalinasi.

Kelompok Houthi di Yaman juga meningkatkan serangan terhadap pipa minyak dan bandara Saudi sebagai respons atas serangan udara.

Anwar Gargash melayangkan kritik jujur terkait tiadanya tanggapan pertahanan kolektif dari enam negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda
167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson
Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween
Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum
Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan
Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:04 WIB

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 November 2026 - 10:30 WIB

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 November 2026 - 09:30 WIB

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 November 2026 - 08:30 WIB

Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Berita Terbaru

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

INTERNASIONAL

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB

Gencatan senjata lokal 6 hari di Oleshky Kherson berakhir. 167 warga sipil berhasil dievakuasi lewat rute transit Belarus usai mediasi Melania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:30 WIB

Gelombang penembakan massal melanda pusat hiburan malam AS saat libur Halloween. Sedikitnya 8 orang tewas di Dallas, Birmingham, Arkansas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:30 WIB

Gedung Putih siapkan perintah eksekutif dan pertahanan hukum untuk antisipasi kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS. Simak rincian strategi imigrasi dan anggarannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:30 WIB