Demo Ojol 17 September 2025 di Jakarta: Ribuan Driver Tuntut Potongan Aplikator 10%

Rabu, 17 September 2025 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ribuan personel polisi berjaga saat aksi demo ojek online di kawasan Monas dan Kedubes AS, Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Ribuan personel polisi berjaga saat aksi demo ojek online di kawasan Monas dan Kedubes AS, Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dan mahasiswa menggelar demo besar hari ini, Rabu (17/9/2025), di Jakarta. Aksi ini bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional.

Demo diinisiasi oleh Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia. Mereka menuntut aplikator memotong maksimal 10% sebagai biaya layanan.

Ketua Garda, Raden Igun Wicaksono, menyatakan aksi mulai dari depan Kantor Kementerian Perhubungan, bergerak ke Istana Presiden, dan berakhir di DPR RI.

Baca Juga :  Kasus Matel Tewas di Kalibata: Enam Polisi Yanma Mabes Polri Jadi Tersangka, Terancam Dipecat

Ia juga mengimbau masyarakat memilih moda transportasi alternatif, karena banyak driver ojol akan off-bid atau mematikan aplikasi secara masif sebagai bentuk solidaritas.

Massa demo membawa 7 tuntutan, di antaranya:

  1. RUU Transportasi Online segera disahkan dalam Prolegnas 2025-2026.
  2. Potongan aplikator 10% harga mati.
  3. Regulasi tarif pengiriman makanan dan barang.
  4. Audit investigatif terhadap potongan 5% yang sudah diambil oleh aplikator.
  5. Penghapusan fitur aplikator yang merugikan: aceng, slot, multi-order, member berbayar.
  6. Copot Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.
  7. Pengusutan tragedi 28 Agustus 2025 yang menewaskan pengemudi ojol, Affan Kurniawan. (red)
Baca Juga :  BTS Umumkan Tur Dunia Usai Wamil, Saham HYBE Meroket

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10
Polisi Tangkap 3 Pemuda Bawa Celurit saat Patroli Dini Hari di Bekasi Timur
Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Didenda 1 Babi dan 5 Ayam
Korupsi Ekspor CPO dan POME Kerugian Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan 11 Tersangka
Operasi Bareskrim di Riau, 14,7 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Indonesia Disita
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi
Sindikat Pencuri Kabel Grounding SPBU Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:49 WIB

Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:46 WIB

Polisi Tangkap 3 Pemuda Bawa Celurit saat Patroli Dini Hari di Bekasi Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:31 WIB

Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Didenda 1 Babi dan 5 Ayam

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:54 WIB

Korupsi Ekspor CPO dan POME Kerugian Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan 11 Tersangka

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:32 WIB

Operasi Bareskrim di Riau, 14,7 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Indonesia Disita

Berita Terbaru


Tonggak sejarah menuju Bulan. Tiongkok berhasil menguji sistem pembatalan darurat wahana Mengzhou dan pemulihan roket Long March-10 di laut untuk pertama kalinya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:49 WIB