Kasus Matel Tewas di Kalibata: Enam Polisi Yanma Mabes Polri Jadi Tersangka, Terancam Dipecat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (Posnews/Ist)

Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Polda Metro Jaya menetapkan enam anggota Yanma Mabes Polri sebagai tersangka pengeroyokan dua mata elang (matel) hingga tewas di Kalibata, Jakarta Selatan.

Selain proses pidana, Polri juga menjadwalkan sidang etik pekan depan.

Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, Komisi Kode Etik Polri menggelar sidang pada Rabu, 17 Desember 2025, dengan ancaman PTDH.

Baca Juga :  Kurir Ekstasi Kecelakaan di Tol Bakauheni, Ajak Istri Jemput 207 Ribu Butir Barang Haram

“Kami gelar sidang etik pada 17 Desember 2025,” tegas Trunoyudo, Jumat (12/12/2025).

Polri menyatakan keenam tersangkaBrigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM—melanggar Pasal 17 Ayat (3) Perpol No. 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri, kategori pelanggaran berat.

Selain itu, penyidik menjerat mereka dengan Pasal 170 ayat (3) KUHP atas kekerasan bersama yang menewaskan korban. Polri menegaskan penegakan hukum berjalan tegas dan tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Buntu di Kremlin: Putin Ancam Eropa Kalah Cepat, Tolak Proposal Damai Tandingan

Kronologi Singkat

Pengeroyokan terjadi di parkir depan TMP Kalibata, Kamis (11/12/2025) pukul 15.45 WIB.

Polisi menemukan satu korban tewas di lokasi, sementara satu korban lain kritis dan meninggal di RS Budhi Asih. Malam harinya, terjadi perusakan dan pembakaran kios serta kendaraan di sekitar TKP.

Saat ini, Polda Metro Jaya terus mendalami peran masing-masing tersangka dan memastikan proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugur Saat Bertugas, Aipda Yudhie Terima Penghormatan Tertinggi dari Polri
Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Mau Print Diproses, Polda Bentuk Tim Terpadu
Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan
Tolak Dipalak Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Tangerang Jadi Korban Pembacokan
KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam OTT, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan
Rekonstruksi Kasus Penyekapan Yuvita Peragakan 21 Adegan, Polisi Ungkap Fakta Baru
Ruko di Bekasi Diduga Jadi Tambang Bitcoin Ilegal, 12 Server Diamankan Polisi
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek 3 Juli 2026, Cerah Berawan Sepanjang Hari

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

Gugur Saat Bertugas, Aipda Yudhie Terima Penghormatan Tertinggi dari Polri

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:19 WIB

Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Mau Print Diproses, Polda Bentuk Tim Terpadu

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:06 WIB

Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:47 WIB

Tolak Dipalak Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Tangerang Jadi Korban Pembacokan

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:07 WIB

KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam OTT, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan

Berita Terbaru

Sentimen positif pasar nabati. Peluncuran mandat B50 oleh Presiden Prabowo serta penguatan ekspor sukses mengerek kembali harga sawit global. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:35 WIB