JENEWA, POSNEWS.CO.ID – Upaya diplomatik untuk mengakhiri perang panjang di Eropa Timur memasuki babak baru di tanah netral Swiss. Delegasi Ukraina dan Amerika Serikat resmi memulai pertemuan bilateral di Jenewa pada Kamis waktu setempat.
Ketua negosiator Ukraina, Rustem Umerov, mengonfirmasi dimulainya pembicaraan tersebut melalui platform X. Umerov, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, bertemu langsung dengan utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Fokus pada “Paket Kemakmuran” Ekonomi
Agenda utama pertemuan kali ini bergeser dari sekadar urusan militer menuju penguatan pilar ekonomi. Umerov menyatakan bahwa kedua delegasi akan bekerja keras menyusun detail “Paket Kemakmuran” bagi masa depan Ukraina.
Selanjutnya, paket strategis ini mencakup beberapa mekanisme krusial:
- Dukungan Ekonomi: Penataan ulang skema bantuan finansial guna stabilitas nasional.
- Instrumen Investasi: Penciptaan daya tarik bagi investor global untuk membiayai rekonstruksi.
- Kerja Sama Jangka Panjang: Penetapan kerangka hukum bagi kemitraan ekonomi berkelanjutan antara Kyiv dan Washington.
Langkah ini petugas nilai sebagai upaya Ukraina untuk memberikan jaminan keuntungan ekonomi bagi negara-negara mitra, selaras dengan visi “Rencana Kemakmuran” yang sering kali Presiden Donald Trump suarakan.
Koordinasi Zelenskyy-Trump dan Target Maret
Di saat tim teknis bekerja di Jenewa, Presiden Volodymyr Zelenskyy terus memperkuat komunikasi di tingkat tertinggi. Zelenskyy mengeklaim telah berbicara langsung melalui telepon dengan Presiden AS Donald Trump guna menyelaraskan poin-pun pembahasan di Jenewa.
“Kami mengharapkan pertemuan ini menciptakan peluang untuk memindahkan pembicaraan ke tingkat pemimpin negara,” ujar Zelenskyy melalui akun media sosialnya. Oleh karena itu, pertemuan bilateral hari Kamis ini berfungsi sebagai landasan bagi putaran negosiasi trilateral berikutnya. Rencananya, Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia akan kembali duduk bersama pada awal Maret mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menembus Kebuntuan Perundingan Sebelumnya
Harapan terhadap putaran Jenewa kali ini sangat besar mengingat catatan kegagalan pada rangkaian diskusi sebelumnya. Sepanjang awal tahun 2026, kedua pihak sebenarnya telah melakukan upaya intensif namun belum membuahkan hasil signifikan.
Sebagai catatan, delegasi Ukraina, Rusia, dan AS telah mengadakan dua putaran pembicaraan di Abu Dhabi pada 23-24 Januari dan 4-5 Februari lalu. Selanjutnya, mereka kembali bertemu di Jenewa pada 17-18 Februari. Meskipun pertemuan-pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan pada isu-isu inti, keberlanjutan dialog ini menandakan adanya kemauan politik yang kuat dari setiap aktor utama untuk mencegah krisis regional yang lebih luas di sisa tahun 2026.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















