Tragedi Siswa SMPN 1 Geyer Tewas Usai Duel, Pelaku Alami Depresi Berat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah SMP Negeri 1 Geyer Grobokan. Dok: Istimewa

Sekolah SMP Negeri 1 Geyer Grobokan. Dok: Istimewa

GROBOGAN, POSNEWS.CO.ID – Tragedi tewasnya Angga Bagus Perwira (12), siswa kelas VII SMP Negeri 1 Geyer, Grobogan, Jawa Tengah, masih menyisakan duka bagi keluarga dan dunia pendidikan.

Korban diduga meninggal akibat aksi bullying yang dilakukan teman sekelasnya, berinisial A. Kini, Dinas Pendidikan Grobogan turun tangan memberikan pendampingan hukum dan trauma healing bagi pelaku maupun saksi.

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Purnyomo menegaskan, langkah cepat diambil agar proses hukum berjalan manusiawi dan situasi sekolah tetap kondusif.

“Kami memberikan pendampingan psikologis dan hukum kepada pelaku, juga memastikan hak pendidikannya tetap terpenuhi hingga lulus,” ujar Purnyomo, Senin (13/10).

Menurut informasi, pelaku A bersama 10 saksi — terdiri dari 4 guru dan 6 teman sekelas korban — masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan.

Baca Juga :  CCTV Gedung Wajib Terkoneksi Pemprov DKI, Jakarta Menuju Kota Terintegrasi

Semua pihak diwajibkan lapor rutin selama proses penyelidikan berlangsung.

Meski sempat diwarnai duka, aktivitas belajar di SMP Negeri 1 Geyer tetap berjalan normal. Guru dan siswa terlihat berusaha tegar menghadapi kejadian memilukan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tragis itu terjadi Jumat, 11 Oktober 2025, di lantai dua gedung sekolah. Berdasarkan keterangan saksi, adu mulut antara korban dan pelaku berawal dari ejekan dan provokasi teman sekelas. Tantangan duel satu lawan satu tak terelakkan.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Minggu 1 Februari 2026: Jakarta Diguyur Hujan Ringan, Bekasi Berawan

Dalam perkelahian singkat itu, pelaku memukul kepala korban hingga korban terjatuh dan kepalanya membentur lantai keras.

Angga langsung kejang-kejang, lalu dilarikan ke ruang UKS, namun nyawanya tak tertolong. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Geyer dan dinyatakan meninggal dunia.

Pascaperistiwa tersebut, pelaku A dilaporkan mengalami depresi berat dan terus mendapat pemulihan kejiwaan dari tim psikolog Dinas Pendidikan serta Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Grobogan.

Hingga kini, Satreskrim Polres Grobogan masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian yang diduga kuat terkait aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Polisi juga berkomitmen memastikan perlindungan anak dan transparansi penanganan kasus ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:18 WIB

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB