Tawuran Sarung di Karangrayung Grobogan Berujung Maut, Siswa SMP Tewas

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

GROBOGAN, POSNEWS.CO.ID – Orangtua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya di bulan Ramadan. Pasalnya, aksi tawur sarung kembali memakan korban jiwa.

Seorang remaja bernama Zaki Mandala Rifky tewas setelah diduga menerima pukulan keras saat terlibat tawuran bersama sejumlah temannya di Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (25/2/2026).

Insiden tragis itu terjadi di lapangan desa yang dalam kondisi sepi. Zaki, siswa kelas IX salah satu SMP di Karangrayung, mengalami luka serius di bagian kepala dan badan.

Warga menduga pukulan keras menjadi penyebab kondisinya kritis.

Menurut keterangan warga, sekelompok remaja terlibat tawur sarung yang telah dimodifikasi agar lebih berat dan menyakitkan saat diayunkan.

Aksi tersebut berlangsung tanpa diketahui warga sekitar karena lokasi minim penerangan dan jauh dari permukiman, sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga :  PM Mark Carney Luncurkan Rencana Pertahanan Setengah Triliun Dolar

Usai insiden, para pelaku membawa Zaki pulang ke rumahnya bersama sepeda motornya. Namun, kondisinya sudah kritis. Tak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu itu tidak ada warga yang tahu. Lokasinya memang sepi. Tiba-tiba terdengar teriakan histeris dari rumah korban,” ujar Guntur, warga Desa Termas, Kamis (26/2/2026).

Keluarga mengaku tidak mengetahui Zaki keluar rumah untuk mengikuti tawuran. Mereka baru sadar setelah tubuh korban diantar pulang dalam kondisi tak bernyawa.

Orang tua korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Mendapat laporan, aparat kepolisian bergerak cepat. Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Baca Juga :  BPOM Gerebek Gudang Obat Kuat Ilegal di Jakarta Barat, Pelaku Raup Untung Fantastis

Sejumlah remaja yang diduga terlibat telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Jasad Korban di Autopsi

Sementara itu, jenazah korban dibawa ke RSUD Dokter Soedjati Purwodadi guna menjalani autopsi. Polisi menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Hingga kini, penyidik masih mendalami kronologi lengkap peristiwa tersebut. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya unsur penganiayaan berat dalam kasus tawur sarung Grobogan ini.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi orang tua dan masyarakat. Tawur sarung yang kerap dianggap permainan tradisional saat bulan Ramadan, nyatanya bisa berubah menjadi aksi kekerasan mematikan jika dibiarkan tanpa pengawasan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi
Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Berita Terbaru