Pramono Anung Siapkan LPDP Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa pada 2027

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana peluncuran LPDP Jakarta di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana peluncuran LPDP Jakarta di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tancap gas menyiapkan program LPDP Jakarta sebagai skema beasiswa daerah yang dikelola mandiri.

Ia menegaskan, program ini akan membuka akses pendidikan lebih luas bagi warga Ibu Kota, mulai dari jenjang S1 hingga S3, bahkan ke luar negeri.

Pramono menyampaikan langsung rencana ambisius tersebut di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia optimistis program serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) nasional itu bisa diwujudkan di tingkat daerah.

“Salah satu yang betul-betul ingin saya canangkan adalah LPDP Jakarta. Apakah bisa? Saya yakin bisa,” tegasnya.

Bahas Detail dengan LPDP Nasional

Selanjutnya, Pramono mengungkapkan pihaknya sudah membahas skema teknis dan regulasi bersama pimpinan LPDP nasional.

Pembahasan tersebut, kata dia, mencakup pola pendanaan, mekanisme seleksi, hingga skema ikatan dinas agar penerima beasiswa bisa kembali membangun Jakarta.

Baca Juga :  Ring Tinju Pasar Rebo Jadi Senjata Baru Pemprov DKI Tekan Tawuran Remaja

Namun demikian, rencana peluncuran LPDP Jakarta sempat tersendat akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk DKI Jakarta.

Kondisi itu memaksa Pemprov DKI memutar strategi pembiayaan agar program tetap berjalan tanpa bergantung penuh pada transfer pusat.

“Kami mencari cara agar Jakarta bisa memiliki LPDP yang ditentukan dan diatur sendiri. Alhamdulillah, sudah ada jalan keluar,” ungkapnya.

Target 100 Penerima Beasiswa pada 2027

Lebih lanjut, Pramono menargetkan minimal 100 warga Jakarta bisa menerima beasiswa LPDP Jakarta pada 2027.

Meski belum merinci kuota final dan negara tujuan studi, ia memastikan program ini akan difokuskan pada bidang strategis seperti teknologi, kesehatan, transportasi, tata kota, dan lingkungan.

“Kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita memberangkatkan 100 orang,” ujarnya optimistis.

Tak hanya menyasar lulusan baru, Pramono juga membuka peluang bagi warga yang sudah bekerja atau tidak lagi berusia muda untuk melanjutkan pendidikan.

Baca Juga :  Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya

Dengan demikian, program ini diharapkan mendorong peningkatan kualitas SDM Jakarta secara menyeluruh.

KJMU Diperluas hingga S2 dan S3

Selain menyiapkan LPDP Jakarta, Pramono juga mendorong perluasan cakupan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Selama ini, KJMU lebih banyak menyasar mahasiswa jenjang sarjana (S1).

Kini, ia meminta agar program tersebut diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).

“Bahkan KJMU sudah saya minta tidak hanya untuk S1. Boleh untuk S2, boleh untuk S3,” tandasnya.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya memperkuat akses pendidikan tinggi dan mencetak generasi unggul.

Jika terealisasi, LPDP Jakarta berpotensi menjadi terobosan besar dalam kebijakan pendidikan daerah dan memperkuat daya saing Jakarta di tingkat global. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989
Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen
Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta
Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)
Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Janji Beberkan Aktor Besar Kasus SPPG
Indonesia vs Oman di GBK Malam Ini, Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Alternatif
Diskriminasi Terhadap Umat Muslim di Jepang Kian Meluas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48 WIB

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:33 WIB

Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan diplomatik di Pasifik. Tiongkok menjatuhkan larangan perjalanan bagi anggota parlemen Selandia Baru setelah mereka nekat mengunjungi Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB

Pilar kepatuhan ekologi pabrik sawit. Pentingnya mengurus izin Amdal dan dokumen IPLC guna menghindari sanksi penutupan paksa operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:48 WIB

Pilar hukum hilirisasi kelapa sawit. Pentingnya mengurus Izin Usaha Industri (IUI) dan menjamin kemitraan pasokan tandan buah segar demi kelangsungan operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:33 WIB